Comscore Tracker

Data Lengkap Kasus COVID-19 di Indonesia per Sabtu 24 Oktober 2020

Total kasus positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 385.980

Jakarta, IDN Times - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 kembali merilis data terbaru terkait penyebaran perkembangan COVID-19 di Indonesia per Sabtu (24/10/2020). Terjadi penambahan 4.070 kasus baru COVID-19 hari ini.

Dengan demikian, total kasus COVID-19 di Tanah Air sudah mencapai 385.980. Jumlah tersebut membuat Indonesia menempati posisi ke-19 dari 217 negara di dunia dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak.

1. Tercatat 13.205 orang di Indonesia meninggal karena COVID-19

Data Lengkap Kasus COVID-19 di Indonesia per Sabtu 24 Oktober 2020Ilustrasi lahan pemakaman jenazah COVID-19 klaster unit Kristen hanya berjarak lima meter dari jalanan kendaraan ambulans berhenti. IDN Times/Candra Irawan

Satgas COVID-19 juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia ada 13.205 kasus. Angka tersebut setelah ada penambahan kasus meninggal sebanyak 128 orang pada hari ini.

Pemerintah sebelumnya telah menjelaskan bahwa pemakaman jenazah COVID-19 dilakukan sesuai prosedur kesehatan dan keagamaan. Sehingga tidak perlu ada lagi penolakan terhadap pemakaman jenazah COVID-19.

Baca Juga: Tetap Waspada, Sudah 42 Juta Warga Dunia Terinfeksi COVID-19

2. Kasus sembuh di Indonesia mencapai 309.219 orang

Data Lengkap Kasus COVID-19 di Indonesia per Sabtu 24 Oktober 2020Ilustrasi pasien sembuh daru COVID-19. ANTARA FOTO/FB Anggoro/aww.

Satgas Penanganan COVID-19 juga melaporkan, ada penambahan 4.119 kasus sembuh dari COVID-19 hari ini. Dengan demikian, total kasus sembuh COVID-19 sudah mencapai 309.219.

Angka kasus sembuh tersebut sama dengan 86,1 persen dari kasus COVID-19 di Indonesia yang mencapai 385.980.

3. Sebaran COVID-19 di 34 provinsi di Indonesia

Data Lengkap Kasus COVID-19 di Indonesia per Sabtu 24 Oktober 2020Ilustrasi petugas medis memeriksa kondisi pasien virus corona menggunakan APD. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. Berikut ini data rincian penyebarannya:

1. Aceh 7.125 kasus
2. Bali 11.279 kasus
3. Banten 8.563 kasus
4. Bangka Belitung 549 kasus
5. Bengkulu 969 kasus
6. Yogyakarta 3.506 kasus
7. DKI Jakarta 100.220 kasus
8. Jambi 1.118 kasus
9. Jawa Barat 33.568 kasus
10. Jawa Tengah 31.586 kasus
11. Jawa Timur 50.653 kasus
12. Kalimantan Barat 1.564 kasus
13. Kalimantan Timur 12.944 kasus
14. Kalimantan Tengah 4.233 kasus
15. Kalimantan Selatan 11.629 kasus
16. Kalimantan Utara 766 kasus
17. Kepulauan Riau 3.207 kasus
18. Nusa Tenggara Barat 3.836 kasus
19. Sumatera Selatan 7.500 kasus
20. Sumatera Barat 12.432 kasus
21. Sulawesi Utara 5.176 kasus
22. Sumatera Utara 12.472 kasus
23. Sulawesi Tenggara 4.622 kasus
24. Sulawesi Selatan 17.893 kasus
25. Sulawesi Tengah 799 kasus
26. Lampung 1.551 kasus
27. Riau 13.257 kasus
28. Maluku Utara 2.188 kasus
29. Maluku 3.718 kasus
30. Papua Barat 3.879 kasus
31. Papua 8.569 kasus
32. Sulawesi Barat 978 kasus
33. Nusa Tenggara Timur 649 kasus
34. Gorontalo 2.982 kasus

4. Ada 166 ribu orang di Indonesia berstatus suspek COVID-19

Data Lengkap Kasus COVID-19 di Indonesia per Sabtu 24 Oktober 2020Ilustrasi penanganan pasien COVID-19. IDN Times/Wildan Ibnu

Selain itu, jumlah orang dengan status suspek COVID-19 di Indonesia yaitu sebanyak 166.380 per hari ini.

Satgas Penanganan COVID-19 mencatat, sejak 23 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB hingga 24 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah spesimen yang dites COVID-19 berjumlah 39.922 spesimen. Sehingga total spesimen yang sudah selesai diperiksa mencapai 4.293.347.

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3M: Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan, atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Baca Juga: Satgas COVID-19: Masih Banyak yang Tidak Percaya COVID-19

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya