Comscore Tracker

IMS 2019, Jonan: Pemerintah Terdahulu Sudah Pernah Negosiasi Freeport

Namun tidak pernah berhasil, apa alasannya?

Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menceritakan jalan panjang terjadinya divestasi saham PT Freeport Indonesia sebesar 51,2 persen tersebut.

Mantan Dirut PT KAI tersebut mengatakan, pemerintah terdahulu juga telah mengupayakan hal yang sama namun belum terealisasi dengan baik karena rumitnya proses negosiasi PT Freeport McMoran.

“Sebenernya gak mudah karena di masa pemerintahan sebelumnya juga sudah dilakukan Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), sebelumnya lagi juga sudah dilakukan setiap pemerintahan,” ujar Jonan dalam acara Indonesia Millennial Summit 2019, di Grand Ballroom Hotel Kempinski Jakarta, Sabtu (19/1).

Ia juga membeberkan, pemerintahan Jokowi sendiri saat melakukan negosiasi divestasi saham PT Freeport membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Selanjutnya pun pak Jokowi itu 4 tahun persis baru bisa dilakukan, jadi, pak Dirman (Sudirman Said) yang mendahului, hampir dua tahun setelah itu saya gantikan,” terangnya.

“Kalau alot ya mungkin panjang waktunya karna negosiasinya amat sangat detail. Saya tidak pernah selama 32 tahun berkarier itu menemukan negosiasi yang amat sangat detail sekali,” sambungnya.

Jonan sendiri menjadi pembicara dalam Indonesia Millenials Summit 2019 dengan tema “From Critical Commentaries to Concrete Solutions” bersama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dan Founder Narasi TV Najwa Sihab.

IDN Times menggelar Indonesia Millennial Summit 2019. Acara dengan tema "Shaping Indonesia's Future" ini dilangsungkan pada 19 Januari 2019 di Grand Ballroom Hotel Kempinski Jakarta. 

IMS 2019 menghadirkan lebih dari 50 pembicara kompeten di berbagai bidang, dari politik, ekonomi, bisnis, olahraga, budaya, lintas agama, sosial, lingkungan sampai kepemimpinan millennial. 

Ajang millennial terbesar di Tanah Air ini dihadiri oleh 1.500-an pemimpin millennial. Dalam IMS 2019, IDN Times juga meluncurkan Indonesia Millennial Report 2019. Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute bekerjasama dengan Alvara Research Center. 

Melalui survei yang melibatkan 1400-an responden di 12 kota ini, IDN Times menggali aspirasi dan DNA millennial Indonesia. Survei ini sendiri dilakukan pada periode 20 Agustus-6 September 2018 dengan margin of error 2,62 persen.

Simak hasilnya di IMS 2019, dan ikuti perkembangannya di situs kami, IDN Times.

Baca Juga: Tinggalkan Jokowi di Garut, Ridwan Kamil Tutup Ajang IMS 2019 

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Just For You