Comscore Tracker

Keren, Naskah Konsep Teks Proklamasi Sukarno Siap Dipamerkan di Istana

Naskah Konsep Teks Proklamasi sempat dibuang

Jakarta, IDN Times - Perayaan HUT ke-75 RI sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya akibat adanya pandemik COVID-19. Kendati, perayaannya tetap disambut meriah dengan berbagai penerapan protokol kesehatan.

Pemerintah juga akan menampilkan konsep berbeda pada perayaan HUT kali ini. Arsip yang menjadi saksi sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, yakni naskah konsep teks proklamasi tulisan asli tangan Bung Karno yang disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), turut dihadirkan pada upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Istana Negara pada 17 Agustus 2020.

Ini akan menjadi tradisi baru Indonesia, sama halnya dengan Sang Saka Merah Putih yang dijahit Fatwamati, yang selalu dihadirkan pada rangkaian kegiatan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara setiap tahunnya.

1. Naskah konsep teks proklamasi dibawa ke Istana negara hari ini

Keren, Naskah Konsep Teks Proklamasi Sukarno Siap Dipamerkan di IstanaUpacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di Istana Negara pada Kamis (13/8/2020) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Pada 16 Agustus 2020, naskah konsep teks proklamasi tulisan tangan Bung Karno itu dibawa dari Depot Penyimpanan Arsip Statis ANRI di Jalan Ampera Raya nomor 7, Jakarta Selatan, ke Istana Negara oleh tim Sekretariat Presiden (Setpres) Kementerian Sekretariat Negara RI.

Direktur Preservasi ANRI Kandar menyerahkan langsung arsip bersejarah tersebut, untuk sementara waktu kepada Kepala Biro Umum Setpres Yudhi Wijayanto.

Baca Juga: Kisah Sukarno Berperan sebagai Perempuan Menawan dalam Pementasan

2. Penyerahan konsep teks proklamasi disaksikan ANRI dan Sekretariat Presiden

Keren, Naskah Konsep Teks Proklamasi Sukarno Siap Dipamerkan di IstanaPenyerahan teks proklamasi tulisan tangan Bung Karno oleh ANRI kepada Setneg untuk upacara 17 Agustus 2020 (IDN Timee/Irfan Fathurohman)

Sebelum penyerahan dilakukan, terlebih dahulu dilakukan penandatanganan Berita Acara Penyerahan Sementara Naskah Konsep Teks Proklamasi Tulisan Tangan Bung Karno, oleh kedua belah pihak.

Adapun penyerahan arsip tersebut disaksikan secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala ANRI M Taufik serta Deputi Bidang Administrasi dan Pengelola Istana Sekretariat Presiden Rika Kiswardani dan juga turut hadir Duta Arsip, Rieke Dyah Pitaloka.

Setelah selesai digunakan di Istana Negara untuk acara peringatan HUT ke-75 RI, arsip bersejarah tersebut akan kembali disimpan di ANRI.

3. Naskah konsep teks proklmasi Bung Karno sempat dibuang, namun diselamatkan BM Diah

Keren, Naskah Konsep Teks Proklamasi Sukarno Siap Dipamerkan di IstanaNaskah Konsep Teks Proklamasi tulisan tangan asli Presiden pertama RI Sukarno. (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Sejak 1992, ANRI telah menyimpan naskah konsep teks proklamasi tulisan tangan Bung Karno di ruang penyimpanan khusus. Naskah konsep teks proklamasi tersebut telah disalin dalam ketikan Sayuti Melik pada 17 Agustus pagi, pada 1945, kemudian dibuang di tempat sampah.

Teks tersebut kemudian diselamatkan dan disimpan BM Diah. Sebagaimana tercantum dalam Arsip Pernyataan Penyerahan Naskah Konsep Teks Proklamasi, pada 19 Mei 1992, BM Diah menyerahkan Naskah Konsep Teks proklamasi tulisan tangan Bung Karno kepada Presiden kedua Republik Indonesia Soeharto, yang kemudian diteruskan kepada Menteri Sekretaris Negara periode 1988-1998, Moerdiono.

Selanjutnya, Moerdiono menyerahkan Naskah Konsep Teks Proklamasi Tulisan Tangan Bung Karno tersebut kepada Kepala ANRI periode 1992-1998 Noerhadi Magetsari, untuk dilestarikan di ANRI. Sejak saat itu hingga kini, ANRI menyimpan Naskah Konsep Teks Proklamasi tulisan tangan Bung Karno.

 

Memperingati HUT ke-75 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, IDN Times meluncurkan kampanye #MenjagaIndonesia. Kampanye ini didasarkan atas pengalaman unik dan bersejarah bahwa sebagai bangsa, kita merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI dalam situasi pandemik COVID-19, di saat mana kita bersama-sama harus membentengi diri dari serangan virus berbahaya. Di saat yang sama, banyak hal yang perlu kita jaga sebagai warga bangsa, agar tujuan proklamasi kemerdekaan RI, bisa dicapai.

Baca Juga: Kisah Sang Proklamator Ganti Nama sebelum Jadi Sukarno

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya