Comscore Tracker

TKN: Dulu Waktu Pilkada DKI 2017, Prabowo Percaya Quick Count

Sembari menunggu hasil rekapitulasi nasional resmi dari KPU

Jakarta, IDN Times - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko "Jokowi” Widodo-Ma’ruf Amin meminta kepada pihak pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno agar tetap percaya terhadap hasil hitung cepat (Quick Qount) dari lembaga survei.

Pasalnya, beberapa partai pengusung mereka pun memercayai hasil hitung cepat dari masing-masing lembaga survei tersebut untuk menjadi acuan data di pemilihan legislatif (Pileg).

1. Parpol pengusung BPN tidak percaya hasil hitung cepat untuk capres, tapi percaya untuk Pileg

TKN: Dulu Waktu Pilkada DKI 2017, Prabowo Percaya Quick CountFitang

Hal tersebut disampaikan langsung Sekertaris TKN, Hasto Kristiyanto, saat mengadakan konferensi pers di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat.

“Untuk itu kita melihat situasi sekarang parpol pendukung Prabowo-Sandi pun mengakui quick count untuk parpolnya. Sehingga sangat ironi ketika parpol quick qount diterima kemudian untuk quick qount Pilpres tidak diterima,” kata Hasto, Jumat (19/4).

Baca Juga: Prabowo Ajak Pendukung Ketuk Pintu Langit untuk Raih Kemenangan

2. Ironi TKN terhadap parpol pengusung Prabowo-Sandiaga

TKN: Dulu Waktu Pilkada DKI 2017, Prabowo Percaya Quick CountDok. Istimewa/IDN Times

Oleh karena itu, Hasto menyebut sangat ironis dengan sikap yang ditunjukan dari partai politik (parpol) pengusung Prabowo-Sandiaga dalam menyikapi hasil hitung cepat tersebut. “Kemudian mengadakan secara sepihak, melakukan tiga kali pernyataan menang dengan data yang selalu berbeda-beda tersebut,” terang Hasto.

3. Prabowo pada Pilkada DKI percaya hasil hitung cepat

TKN: Dulu Waktu Pilkada DKI 2017, Prabowo Percaya Quick CountIDN Times/G. Aryodamar

Sementara itu, sambung Hasto, Prabowo pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu memercayai keakuratan dari hasil hitung cepat yang dilakukan oleh lembaga para survei. “Pak Prabowo di DKI yang memenangkan Pak Anies-Sandi juga menggunakan quick count sebagai instrumen hitung cepat yang bisa dipertanggungjawabkan keakuratannya dari aspek metodologi,” ungkapnya.

4. TKN minta sama-sama menunggu hasil rekapitulasi nasional oleh KPU

TKN: Dulu Waktu Pilkada DKI 2017, Prabowo Percaya Quick CountANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Lebih jauh ia menegaskan kepada seluruh pihak agar sama-sama menjaga situasi agar tidak lebih memanas hingga akhirnya KPU menetapkan hasil akhir penghitungan suara secara nasional.

“Meski pun sekali lagi Ibu Megawati mengingatkan kami, kita semua sebaiknya menunggu proses rekapitulasi secara berjenjang oleh KPU,” pungkasnya.

Baca Juga: Salat Jumat di Istana Bogor, Jokowi Sempat Swafoto dengan Masyarakat

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Just For You