Comscore Tracker

[WANSUS] Gerakan Pemuda Masjid Bangkitkan Tempat Ibadah saat COVID-19

Apa kontribusi pemuda masjid di masa pandemik COVID-19 ini?

Jakarta, IDN Times - Pandemik COVID-19 tak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat saja, namun telah menyebar ke seluruh lapisan hidup masyarakat baik ke ekonomi, sosial, budaya, hingga agama.

Peran masyarakat untuk membantu sesama menjadi hal penting dalam menghadapi pandemik virus corona ini. Misalnya memberikan sosialiasi mengenai bahaya COVID-19 dan menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan virus, yang belum ditemukan obatnya tersebut.

Di sisi lain, masjid juga memiliki peran penting. Melalui masjid, sejumlah pemuda memainkan perannya untuk membantu sesama, termasuk memulihkan perekonomian masyarakat yang terdampak akibat pandemik virus corona ini.

Ketua Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI) Arief Rosyid mengatakan, pihaknya telah banyak membantu kegiatan ekonomi dan ketahanan pangan bagi masyarakat sekitar masjid, untuk menyejahterakan mereka yang terdampak. Berikut ini wawancara IDN Times dengan Arief Rosyid pada Jumat, 24 Juli 2020, terkait peran pemuda masjid di masa pandemik COVID-19.

Baca Juga: Jadi Kiblat Pertama Umat Islam, Ini 5 Fakta Seputar Masjid Al Aqsa

Ketika pemerintah pertama kali mengumumkan masjid ditutup sementara karena COVID-19, apa respons DMI?

[WANSUS] Gerakan Pemuda Masjid Bangkitkan Tempat Ibadah saat COVID-19Istimewa

Justru malah kalau kita flasback di awal pandemik COVID-19 ini, yang paling aware dengan masalah ini adalah Pak Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum PMI sekaligus juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI).

sebelum diumumkan ada positif Covid oleh Pak Presiden, beliau sudah ngumpulin kita semua dan menyatakan pandemik ini bakal masuk ke Indonesia, karena waktu itu penerbangan kita kan gak tutup.

Beliau (Jusuf Kalla) memonitor di negara lain penyebaran COVID-19 khususnya di Korea Selatan dan Iran, penyebarannya dimulai dari rumah ibadah kan.

Jadi yang mengusulkan agar masjid ditutup sementara untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona adalah DMI?

[WANSUS] Gerakan Pemuda Masjid Bangkitkan Tempat Ibadah saat COVID-19Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK) bersama dengan Kepala Lembaga Eijkmen Profesor Amin Subandrio di Kantor Eijkmen (Dok. Tim Media JK/PMI)

Langsung inisiatif Pak Jusuf Kalla, dikonsolidasikan itu ke pemerintah, waktu itu arahannya menyemprot seluruh masjid yang ada di DKI Jakarta, di daerah episentrum sebagai antisipasi terhadap virus ini.

Karena diangap sudah mengkhawatirkan, maka beliau koordinasi ke pemerintah dan ke ulama bahwa harus ada langkah-langkah konkrit supaya bisa mencegah penularan COVID-19 dari awal.

Jadi setelah itu, gak lama keluar instruksi pemerintah dan Fatwa MUI. DMI secara teknis ngurusin aktivitas masjid, urusan ibadah dan lain-lain itu MUI, jadi kita bisanya hanya itu disinfektan dan peran lain di masjid. Dari situ ada anjuran fasilitas rumah ibadah ditutup.

Apakah yang meminta masjid untuk terlebih dahulu dibuka adalah DMI juga?

[WANSUS] Gerakan Pemuda Masjid Bangkitkan Tempat Ibadah saat COVID-19Masjid Agung Lamongan. IDN Times/Imron

Iya dari Pak Jusuf Kalla, salah satunya yang menginisiasi itu. Dan terakhir begitu kita udah anggap melandai kasus di episentrum, beliau juga yang koordinasi dengan Pak Presiden, MUI, bahwa yang paling penting pertama harus dibuka itu masjid, karena waktu itu ramai pasar dibuka, tapi masjid enggak.

Karena Pak Jusuf Kalla menganggap kalau kita sudah terbangun budaya peduli protokol kesehatan, maka Insyaallah kita akan terhindar dari potensi terkena COVID-19. Beliau berpendapat, sebelum ditemukan anti virus ini, pola hidup kita harus begini terus.

Apapun ketentuan yang dilakukan untuk membuka masjid, Pak Jusuf Kalla yakin masyarakat itu akan sadar, mereka bisa konsekuen dengan aturan (protokol kesehatan) itu.

Kenapa harus masjid dahulu yang dibuka daripada tempat lainnya?

[WANSUS] Gerakan Pemuda Masjid Bangkitkan Tempat Ibadah saat COVID-19Gerakan DMI Bangkit dari Masjid (Dok.Arief Rosyid)

Bahwa yang paling kita dahulukan masjid karena suatu bangsa ada ruhnya, dan ruhnya itu di rumah ibadah, salah satunya di masjid. Karena masjid ada 800 ribu, ada 87 persen umat Islam.

Jadi karena selain protokol kesehatan, agar imunitas terjaga. Karena kalau lama di rumah stres juga kan. Sekarang dampaknya gak ada kan klaster rumah ibadah itu.

Bagaimana DMI meyakinkan masyarakat saat masjid ditutup? Kan sempat ada yang menolak masjid ditutup

[WANSUS] Gerakan Pemuda Masjid Bangkitkan Tempat Ibadah saat COVID-19Suasana salat Jumat pertama di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar Sulsel, Jumat (5/6). Dok. IDN Times

Domain ke masyarakat ini harus berlapis, harus ada dukungan pemerintah, dukungan fatwanya ulama, kemudian kita di level masjid, DMI yang punya jejaring sampai masjid.

Pertentangan wajar, pasti setiap keputusan ada pro kontranya dan perlu diingat, masjid di Indonesia itu dua dari sekian banyak masjid di dunia yang pengelolaannya swadaya masyarakat.

Beda dengan masjid di luar negeri yang diatur oleh pemerintah. Jadi ya butuh waktu untuk menjelaskan pelan-pelan. Kita jelaskan mengenai bahaya COVID-19 melalui sosialisasi. Sedikit jumlahnya yang ngeyel itu.

Selama masjid ditutup, apa kegiatan yang dilakukan DMI?

[WANSUS] Gerakan Pemuda Masjid Bangkitkan Tempat Ibadah saat COVID-19Kegiatan salat jumat berjamaah di sejumlah masjid Jakarta (Dok. Koordinator Gerakan Bangkit dari Masjid Arief Rosyid Hasan)

Karena ibadah secara vertikal tidak diperkenankan, maka ternyata muncul inisiatif-inisiatif di masjid untuk melakukan muamalah atau ibadah sosial membantu orang.

Dia memainkan peran-peran sosialnya kaya misalnya ada masjid yang melakukan tracing pasien, deteksi dini, sosialisasi Covid, jadi posko edukasi, banyak peran yang mereka mainkan.

DMI berikan bantuan juga gak ke masyarakat yang terdampak?

[WANSUS] Gerakan Pemuda Masjid Bangkitkan Tempat Ibadah saat COVID-19Kerja sama DMI dan Bulog distribusikan gula dengan harga murah (Dok.Arief Rosyid)

Di beberapa masjid juga kita dorong dapur umat, sistemnya satu masjid besar bantu masjid kecil, masjid kecil cari tahu masyarakat yang membutuhkan buat bantuan sembako, buka puasa waktu itu pas bulan Ramadan atau sahur.

Yang lain juga di Masjid Cut Mutia Menteng kita digandeng BUMN Bulog untuk stabilkan harga pasar. Misalnya gula waktu itu harga tinggi, kita jual sesuai dengan harga eceran tertinggi. Jadi bagi masjid yang punya kreativitas, dia akan memerankan masjid bukan hanya melakukan ibadah vertikal, tapi memerankan fungsi lain sebagai ibadah sosial. Itu salah satu hikmah dari pandemik ini.

Makannya kita pemuda masjid punya inisiasi yaitu gerakan bangkit dari masjid. Kita dorong itu karena waktu itu berdekatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, kita ambil jargon saat itu, “Bangkitnya Umat Kita dari Masjid”.

Setelah masjid dibuka, peran sosial itu masih dimainkan gak?

[WANSUS] Gerakan Pemuda Masjid Bangkitkan Tempat Ibadah saat COVID-19IDN Times/Aji

Alhamdulilah sekarang banyak yang melihat itu sebagai peluang. Yang baru di Makkasar ada kebun masjid, saat PSBB kebutuhan sayur pangannya itu cuma ngambil di masjid, itu bener-bener untuk yang butuh gratis. Dia kasih orang bibit gratis.

Terakhir, ada juga yang memerankan masjid di lahan luas dipakai untuk tempat cuci motor oleh remaja masjid. Dapat penghasilan tambahan selain parkir doang.

Harapannya apa di era normal baru dan apa yang akan dilakukan pemuda masjid?

[WANSUS] Gerakan Pemuda Masjid Bangkitkan Tempat Ibadah saat COVID-19Instagram.com/muhammad_ers

New normal kita manage momentumnya saja, sampai hari ini sekali lagi masjid harus memainkan peran lain selain sebagai tempat ibadah saja. Rasulullah juga memerankan masjid dengan berbagai aktivitas.

Di new normal ini tentu yang paling di depan itu bagaimana protokol kesehatan harus kita patuhi dan advokasi ke masyarakat, sampai bagaimana masjid itu diberdayakan oleh masyarakat sekitar. Baik dari kegiatan ekonomi, ketahanan pangan, dan lain-lain. Harapan kita agar peran itu tetap terjaga dan meluas.

Baca Juga: Ketua Pemuda DMI: 80 Persen Masjid di Jakarta Patuh Protokol Kesehatan

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya