Comscore Tracker

Viral Video Penjarahan Bantuan Gempa Majene, Risma: Itu Kelaparan

Bukan penjarahan melainkan reaksi antusias pengungsi

Surabaya, IDN Times - Warganet dihebohkan beredarnya pelbagai video menunjukkan warga yang diduga pengungsi gempa bumi Mamuju-Majene, Sulawesi Barat memperebutkan bantuan Logistik pada Sabtu, 16 Januari 2021.

Video tersebut disertai narasi seolah orang-orang yang diduga pengungsi mencegat dan menjarah mobil pembawa bantuan logistik. 

 Menteri Sosial Tri Rismaharini pun angkat bicara terkait ramainya viralnya video tersebut.

1. Bantuan makanan untuk para pengungsi datang terlambat

Viral Video Penjarahan Bantuan Gempa Majene, Risma: Itu KelaparanYoutube.com/Muhammad Aldhy

Risma menganggap, kondisi yang terjadi di berbagai video tersebut adalah reaksi normal warga. Sebab, bantuan logistik yang dikirimkan Kementerian Sosial terlambat datang dikarenakan akses jalan rusak. Bantuan makanan ini pun terlambat hingga 6 jam lamanya.

"Sehingga bahan kebutuhan pangan kita itu harus muter kurang lebih 6 jam. Baru tadi pagi nyampe. Mestinya 9 jam tapi ditambah muter 6 jam," ujar Risma saat mengunjungi Kota Surabaya pada Sabtu, 16 januari 2021.

Baca Juga: Banjir di Lamongan Semakin Meluas, 8 Ribu Rumah Terdampak

2. Warga jadi kelaparan karena bantuan datang terlambat

Viral Video Penjarahan Bantuan Gempa Majene, Risma: Itu KelaparanYoutube.com/Muhammad Aldhy

Keterlambatan makanan ini mengakibatkan warga-warga terdampak gempa jadi kelaparan. Sehingga, mereka begitu antusias saat truk pembawa bantuan bahan makanan tiba. Risma memaklumi hal tersebut lantaran akses makanan begitu minim di wilayah terjadinya bencana.

"Jadi mungkin mereka memang kelaparan kondisinya. Jadi sekali lagi bukan penjarahan. Karena kita harus membaca situasi. Tidak ada pasar yang buka, tidak ada toko yang buka," ujar politisi DIP Perjuangan itu.

Selain itu, para warga yang berkumpul di pinggir jalan raya juga bukan dikarenakan ingin menjarah bantuan logistik. Mereka memang mengungsi di pinggir jalan utama lantaran lokasi tersebut termasuk dataran tinggi untuk menghindari bahaya tsunami.

"Itu makanan kita. Karena memang kita suruh. Warga kan mengungsi di tempat tinggi karena takut tsunami. Itu mereka ada di sepanjang jalan gitu. Jadi mereka memang ada di jalan. Jadi sebetulnya lumrah karena mungkin mereka sudah lapar," kata dia.

3. Risma berharap akses jalan sudah bisa dilewati

Viral Video Penjarahan Bantuan Gempa Majene, Risma: Itu KelaparanYoutube.com/Adi Putra Pratama

Risma berharap, pengiriman bantuan logistik untuk korban terdampak gempa Sulawesi Barat bisa datang dalam waktu lebih cepat, sebab akses jalan yang menghubungkan Makassar-Mamuju sudah diperbaiki.

Walhasil, dia ingin pengiriman bantuan logistik itu memerlukan waktu lama untuk mencapai tujuan.

"Kita sudah mulai jalan karena kemarin sempat berputar dari Makassar ke Mamuju itu nambah 6 jam. Tapi mudah-mudahan hari ini longsoran bisa diangkat sehingga Makassar-Mamuju bisa lebih cepat," tukas perempuan kelahiran Kediri 59 tahun silam itu.

Baca Juga: Banjir di Lamongan Semakin Meluas, 8 Ribu Rumah Terdampak

Topic:

  • Ilyas Listianto Mujib

Berita Terkini Lainnya