Comscore Tracker

Tangis Haru dan Hadiah Boneka Winne The Pooh untuk Lusiana dari Wuhan

Kisah mahasiswi yang dikarantina di Natuna

Surabaya, IDN Times - Diany Nursaufika harap-harap cemas sembari duduk di pelataran Gedung VIP Terminal 1 Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (15/2).

Perempuan 17 tahun itu mendekap sebuah kantong plastik kuning berisi boneka tokoh kartun Winne The Pooh. Boneka itu akan diberikan kepada kakaknya yang baru datang dari Natuna, Kepulauan Riau, setelah dipulangkan dari Wuhan, Tiongkok, pasca-munculnya wabah virus corona.

1. Boneka hadiah Pipit untuk Lusiana yang pulang dari Wuhan

Tangis Haru dan Hadiah Boneka Winne The Pooh untuk Lusiana dari WuhanDiany Lusiana saat dijemput adiknya di bandara Juanda, Sabtu (15/2).

Diany Lusiana merupakan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang mengikuti program pertukaran pelajar di Central China Normal University, Wuhan, Tiongkok. Diany sempat menjalani observasi di Pulau Natuna selama 14 hari, usai dipulangkan dari Wuhan.

"Dapat kabar kalau kakak mau pulang Sabtu (15/2). Terus waktu jalan-jalan sama mama lihat boneka. Kakak suka boneka. Jadi saya segera sama mama beli boneka ini," tutur dia, sambil menunjukkan bonekanya.

Baca Juga: 14 Mahasiswa Asal Kaltim Bermalam di Jakarta Sepulang dari Natuna

2. Dannis membawa coklat untuk Lusiana

Tangis Haru dan Hadiah Boneka Winne The Pooh untuk Lusiana dari WuhanDiany Lusiana saat dijemput adiknya, Pipit di bandara Juanda, Sabtu (15/2).

Tak hanya Pipit, adik laki-laki Lusiana juga menyiapkan hadiah spesial untuk sang kakak. Ia membelikan sebatang coklat. Mereka tak sabar ingin segera bertemu kakak tertuanya.

"Ini untuk kakak. Iya sayang sama kakak," tutur Dannia Ahmad, adik bungsu Lusiana.

3. Pipit menangis tak sabar ingin bertemu sang kakak

Tangis Haru dan Hadiah Boneka Winne The Pooh untuk Lusiana dari WuhanCara pencegahan virus corona dan nomor penting yang bisa dihubungi terkait virus Corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Sejak menunggu kedatangan Lusiana, Pipit sesekali sudah menyeka matanya. Ia duduk di depan Gedung VIP Terminal 1 Bandara Juanda, karena pembatasan jumlah orang yang diperbolehkan masuk. Hanya kedua orangtua Pipit yang boleh masuk.

"Yang penting bisa segera bertemu kakak," ucap Pipit, sambil memeluk bonekanya.

Sehari-hari, Pipit memang sering berkomunikasi lewat telepon dan video call. Tapi semua itu tidak cukup. Ia ingin segera memeluk kakaknya seperti ia memeluk boneka Winnie The Pooh itu.

4. Lusiana datang dan langsung memeluk adik-adiknya

Tangis Haru dan Hadiah Boneka Winne The Pooh untuk Lusiana dari WuhanDiany Lusiana saat dijemput adiknya di bandara Juanda, Sabtu (15/2).

Akhirnya momen yang dinanti-nantikan pun tiba. Lusiana tiba dan langsung menghampiri kedua adiknya. Boneka dari Pipit juga langsung didekapnya. Mereka menangis haru.

"Makasih ya, dek. Alhamdulillah," ucap Lusiana kepada Pipit.

Lusiana tampak semringah bertemu kembali bersama Pipit, Dannis, dan kedua orangtuanya, dan sejenak melupakan bayang-bayang ancaman virus corona.

Baca Juga: Cerita Marina Jalani Observasi di Natuna: Asyik Bareng TNI, Friendly

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya