Comscore Tracker

Jadi Buron, Veronica Koman Disebut Mulai Berkomunikasi dengan KBRI

Veronica menulis ada intimidasi dari staf KBRI

Surabaya, IDN Times - Nama Veronica Koman sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), polisi pun kini masih terus berusaha mencari pengacara hak asasi manusia yang diketahui tinggal di Australia itu. 

Namun baru-baru ini Veronica, yang kini berstatus tersangka dugaan provokasi dan hoaks, disebutkan sudah mulai berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Australia. Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan.

Baca Juga: Masuk dalam DPO, Veronica Koman Kini Berstatus Buronan Polda Jatim

1. Polisi belum tahu isi komunikasi antara Veronica dan KBRI

Jadi Buron, Veronica Koman Disebut Mulai Berkomunikasi dengan KBRIIDN Times/Fitria Madia

Dengan adanya komunikasi itu, Luki menyebutnya sebagai satu langkah positif bagi polisi untuk meminta Veronica sesegera mungkin memenuhi panggilan. Namun, Luki mengaku belum mengetahui apa saja yang dibicarakan Veronica dengan KBRI.

"Veronica sudah ada komunikasi langsung pihak KBRI. Isi komunikasinya kami tidak tahu. Tapi sudah ada komunikasi. Kalau konfirmasi kepada pihak Polri tidak ada. Tapi dengan pihak Kemenlu sudah ada. Kemarin kami mendapat laporan dari Kemenlu," jelas Luki, Jumat (20/9).

2. Polisi masih kesulitan hubungi Veronica

Jadi Buron, Veronica Koman Disebut Mulai Berkomunikasi dengan KBRIIDN Times/Fitria Madia

Luki mengakui, pihaknya kesulitan untuk menghubungi Veronica. Meski sudah menggeledah rumah Veronica di Jakarta, tapi polisi belum mendapatkan respons.

Korps berseragam cokelat juga sudah menghubungi rumah Veronica yang berada di Australia. "(Divisi) Hub Inter (Mabes Polri) melalui Interpol, (juga) sudah berkomunikasi dengan Kemenlu melalui KBRI," tambahnya.

Baca Juga: PBB Minta Status Tersangka Veronica Dicabut, Polisi Tak Menggubris

3. Veronica sebut ada intimidasi dari staf KBRI

Jadi Buron, Veronica Koman Disebut Mulai Berkomunikasi dengan KBRITwitter.com/@veronicakoman

Sebelumnya, dalam pernyataan resmi Veronica sempat menyebut KBRI telah mengganggu studinya. Staf KBRI juga disebut mengintimidasi Veronica saat jadi pembicara.

"Para staf KBRI tidak hanya datang ke acara tersebut untuk memotret dan merekam guna mengintimidasi pembicara, tapi saya juga dilaporkan ke institusi beasiswa atas tuduhan mendukung separatisme di acara tersebut," tulis Veronica di akun media sosialnya.

Topic:

  • Sunariyah

Just For You