Comscore Tracker

Banyak Polisi Obesitas, Begini Cara Polda Jatim Mengatasinya

Banyak polisi belum berhasil menurunkan berat badannya

Surabaya, IDN Times - Guna mengurangi angka obesitas di kalangan personelnya, Kepolisian Daerah Jawa Timur menjalankan program penurunan berat badan bagi polisi yang terlalu gemuk dan tak sesuai dengan Indeks Masa Tubuh (IMT).

Program ini telah berlangsung selama sepekan, sejak Senin (15/7) lalu, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto.

Baca Juga: Baru Dilantik, Wali Kota Madiun Peringatkan ASN yang Obesitas

1. Berat badan personel polisi yang kegemukan sudah mulai menurun

Banyak Polisi Obesitas, Begini Cara Polda Jatim MengatasinyaDok.IDN Times/Istimewa

Berdasarkan data hasil pemeriksaan kesehatan yang diberikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, personel kepolisian yang mengalami over weight sudah mulai menunjukkan penurunan berat badan. Penurunan berat badan bermacam-macam mulai satu kilogram hingga lima kilogram.

"Program penurunan berat badan ini sudah menunjukkan hasil yang signifikan. Dari data Bid Dokkes (Bidang Kedokteran dan Kesehatan) sudah banyak yang turun," ujar Barung ketika dihubungi IDN Times, Senin (22/7).

2. Penurunan terbanyak 5 kg

Banyak Polisi Obesitas, Begini Cara Polda Jatim MengatasinyaDok.IDN Times/Istimewa

Penurunan berat badan tertinggi diraih oleh Briptu Surya Darmaji yaitu seberat lima kilogram. Awalnya Surya memiliki berat badan 115 kg. Di hari ketujuh program penurunan berat badan, beratnya mencapai 110 kg dengan tinggi 175 cm.

Namun sayang, Surya masih tergolong over weight. "Masih perlu latihan lagi karena IMT (indeks massa tubuh) masih 35,92," lanjutnya.

3. Ada yang beratnya belum turun

Banyak Polisi Obesitas, Begini Cara Polda Jatim MengatasinyaDok.IDN Times/Istimewa

Kendati demikian, masih ada beberapa personel polisi yang belum berhasil menurunkan berat badan sama sekali. Mereka adalah Brigadir Samad dengan berat 93 kg, Bripda Sony Setiawan dengan berat 94 kg, dan Bripda Yunata Nanda dengan berat 87 kg.

"Itu karena ada satu dari sekian banyak faktor. Ada makanan dan keseriusan yang bersangkutan," terang Barung.

4. Akan diikutkan program berikutnya

Banyak Polisi Obesitas, Begini Cara Polda Jatim MengatasinyaDok.IDN Times/Istimewa

Bagi polisi yang tidak berhasil menurunkan berat badan, Barung mengatakan, mereka kemungkinan akan mengikuti program penurun berat badan berikutnya. Program ini memang dirancang sesuai kebutuhan Polda Jatim apabila sudah banyak personelnya yang mengalami kegemukan.

"Sebelum program yang bulan ini 6 bulan lalu kita sudah laksanakan. Kemungkinan yang tidak berhasil turun atau yang masih gemuk akan kita ikutkan programnya lagi," pungkas Barung.

Program penurunan berat badan ini dilakukan Polda Jatim untuk menjaga personelnya dalam kondisi prima sehingga tetap lincah saat melayani masyarakat.

Program ini dijalankan selama 11 hari yaitu tanggal 15-26 Juli 2019. Ketika pelatihan, para personel akan menjalani sejumlah olahraga seperti long march, senam aerobik, dan renang. Latihan lain juga diberikan untuk psikologi dan pengendalian gizi makanan.

Baca Juga: Polda Jatim Kuruskan Personelnya yang Kelebihan Berat Badan

Topic:

  • Sunariyah

Just For You