Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 7,8 juta Butir Pil Koplo

Barang bukti seharga Rp15 miliar

Surabaya, IDN Times - Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menggagalkan peredaran narkotika jenis pil koplo dan carnophen sebanyak 7,87 juta butir. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa penemuan ini merupakan hasil pendalaman dari penemuan sebelumnya pada tanggal 1 Agustus 2018. "Kita terus dalami sehingga bisa terkumpul segini," ujarnya di Mapolrestabes Surabaya, Senin (27/8).

1. Barang bukti senilai Rp15 miliar

Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 7,8 juta Butir Pil KoploIDN Times/Fitria Madia

Barang bukti yang disita oleh pihak Polrestabes Surabaya berupa pil carnophen dan pil koplo. Rudi mengungkapkan, jika dijumlah total keseluruhan barang bukti ini akan senilai Rp15 miliar dengan estimasi harga Rp2 ribu per butirnya. Bahkan, pil-pil ini nantinya akan diedarkan di Jawa Timur. "Bisa dibayangkan kalau ini semuanya lolos dan polisi tidak berhasil menyita 7 juta pil ini bagaimana? Ini rata-rata dikonsumsi oleh pelajar dan remaja," ujarnya.

2. Barang dikirim dari ekspedisi ke ekspedisi

Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 7,8 juta Butir Pil KoploIDN Times/Fitria Madia

Rudi melanjutkan bahwa pengungkapan barang ini merupakan pengembangan kasus yang dilakukan kepolisian hingga ke Banjarmasin. Barang-barang yang berhasil disita berasal dari Banjarmasin dan Jakarta. Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal mengungkapkan bahwa pengiriman dari ekspedisi ke ekspedisi ini cukup menyulitkan pihak kepolisian. "Tapi kita berterima kasih kepada pihak ekspedisi yang mau melaporkan adanya kecurigaan terhadap barang yang dikirim," tutur Roni.

Baca Juga: Gak Kapok, 8 Artis Ini Terjerat Kasus Narkoba Lebih dari Sekali

3. Kasus akan terus didalami

Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 7,8 juta Butir Pil KoploIDN Times/Fitria Madia

Rudi melanjutkan bahwa kedua tersangka yang diringkus oleh Polrestabes Surabaya adalah kurir dan supir. Untuk pensuplai, akan dilakukan penyelidikan yang lebih dalam agar dapat terungkap hingga ke akarnya. "Tapi kare carnophen termasuk jenis narkotika. Makanya kita tersangkakan subsider ke pasal 112 ayat 2 UU narkotika. Selain itu kita kumulatifkan dengan UU kesehatan," jelasnya.

Baca Juga: Polisi Ungkap 4,8 Juta Butir Pil Koplo, Risma Marahi Tersangkanya

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya