Comscore Tracker

127 Anak-anak di Surabaya Tertular COVID-19 dari Keluarga

Orangtua diimbau cuci tangan sebelum interaksi dengan anak

Surabaya, IDN Times - Dari total angka 2.142 yang  terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Surabaya, siapa sangka, ada ratusan di antaranya merupakan anak-anak. Untuk menangani pasien COVID-19 kategori ini sendiri, Pemerintah Kota Surabaya memberi perhatian khusus.

1. Sebanyak 127 anak di Surabaya terinfeksi COVID-19

127 Anak-anak di Surabaya Tertular COVID-19 dari KeluargaKepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita saat ditemui di kampanye pencegahan anak stunting, Rabu (18/12). IDN Times/Fitria Madia

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, dari data sementara di Pemkot, jumlah anak yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 127 anak.

Dari angka tersebut, 36 anak di antaranya berusia 0-4 tahun.
 
“Lalu, 91 kasus lainnya adalah anak dengan usia 5-14 tahun,” ujar perempuan yang akrab disapa Feny tersebut, Senin (1/6).

2. Akan dirawat dan ditangani dengan pendampingan dokter spesialis anak

127 Anak-anak di Surabaya Tertular COVID-19 dari KeluargaIlustrasi dokter anak. Instagram.com/hospitalplaylist

Feny menjelaskan, untuk anak-anak yang terpapar COVID-19, sebagian dirawat di rumah sakit. Mereka kemudian diarahkan ke ruang anak dan mendapat penanganan khusus dari dokter spesialis anak. Sementara bagi anak-anak yang dirawat di rumah, akan tetap dipantau oleh puskesmas setempat dengan pendampingan dokter spesialis anak.

"Jadi tetap terus kami pantau. Kami pun juga berkonsultasi dengan dokter spesialis anak,” tuturnya.

Baca Juga: Gubernur Lemhanas Sebut COVID-19 Bisa Bertahan Hingga Dua Tahun Lagi

3. Mayoritas tertular orangtua atau keluarga

127 Anak-anak di Surabaya Tertular COVID-19 dari KeluargaIlustrasi virus corona/Dok. IDN Times

Feny mengatakan, mayoritas anak-anak tersebut tertular COVID-19 dari orangtua atau anggota keluarga lainnya. Oleh karena itu ia berpesan, bagi orangtua yang ingin berinteraksi dengan anaknya agar mencuci tangan terlebih dahulu dan mengenakan face shield agar droplet tidak terjatuh ke wajah anaknya.

"Sebelum dia pegang bayi atau anak, harus pakai hand sanitizer, cuci tangan, lalu pakai hand sanitizer," imbuhnya.

Bagi anak-anak yang sudah terlanjut terpapar COVID-19 bersama orangtua-nya, Feny selalu mengingatkan agar mereka menjaga imunitas tubuh. Hal ini agar virus corona di dalam tubuh mereka bisa segera hilang atau sembuh.

“Pertahankan imun. Terutama ibunya, imunnya harus kuat,” pungkasnya.

Baca Juga: Belum Pasti, Wisata di Jatim Akan Dibuka Jika Tren COVID-19 Menurun

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya