Comscore Tracker

Polisi yang Terbakar saat Amankan Demo di Cianjur Meninggal Dunia

Ipda Erwin sempat dirawat sekitar 10 hari

Bandung, IDN Times - Ipda Erwin Yudha Wildani meninggal dunia setelah dirawat sejak Kamis (15/8) lalu di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta. Ia dirawat karena terbakar mengamankan unjuk rasa di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8) lalu.

Erwin meninggal dunia pada Senin (26/8) pukul 01.38 WIB di Jakarta. Lewat pesan WhatsApp, Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, mengatakan Erwin meninggal akibat luka bakar di tubuhnya.

“Luka bakar ketika melaksanakan tugas Polri pada pengamanan unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Cianjur,” kata Trunoyudo, Senin (26/8).

Baca Juga: Lima Mahasiswa Ditangkap Atas Kasus Pembakaran Polisi Cianjur

1. Ipda Erwin sudah mengabdi di Polri selama 25 tahun

Polisi yang Terbakar saat Amankan Demo di Cianjur Meninggal DuniaHumas Polda Jabar

Trunoyudo menjelaskan almarhum merupakan sosok personel yang berdedikasi tinggi pada tugasnya. Ia telah mengabdi sebagai personel kepolisian selama 25 tahun 7 bulan.

Kepulangan Erwin meninggalkan satu istri dan dua anak. Saat ini, jenazah Ipda Erwin sudah dipulangkan ke rumah duka di Jalan Mayor Harun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

2. Jenazah Ipda Erwin dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cianjur

Polisi yang Terbakar saat Amankan Demo di Cianjur Meninggal DuniaIDN Times/Galih Persiana

Kepala Polisi Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi, hari ini langsung menuju ke Cianjur, Jawa Barat. Ia akan menjadi inspektur upacara dalam pemakaman jenazah Ipda Erwin di Taman Makam Pahlawan Kabupaten Cianjur hari ini.

Dalam keterangan pers tertulis, Rudy menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ipda Erwin. “Ucapan bela sungkawa duka cita mendalam, telah gugur putra buah terbaik Polda Jabar dalam melaksanakan tugas pengabdian untuk negara, masyarakat dan institusi Polri," kata dia.

3. Polisi menangkap lima mahasiswa dalam demonstrasi di Cianjur

Polisi yang Terbakar saat Amankan Demo di Cianjur Meninggal DuniaHumas Polda Jabar

Trunoyudo mengatakan polisi telah menangkap lima mahasiswa yang bertanggung jawab atas peristiwa yang membuat polisi terbakar. Mereka merupakan oknum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Dalam rilis yang dikeluarkan Bidang Humas Polda Jabar, tercatat lima pelaku beserta keterangan dan organisasi mahasiswanya masing-masing. Berikut daftar nama-nama pelaku:

1. RS, Mahasiswa semester 3 Universitas Suryakancana (GMNI). Berperan sebagai pelempar/pembeli Petralite. Pasal yg disangkakan (170 sub 351, 160, 212 sub 213 KUHP).

2. MF alias OZ bin H. AT, Mahasiswa semester 5 Universitas Suryakancana (GMNI). Berperan membawa Petralite dan memberikan uang. Pasal yg disangkakan (55, 56, 170 sub 351, 160, 212 sub 213 KUHP).

3. AB bin MI, Mahasiswa semester 5 Universitas Suryakancana (GMNI). Berperan memberikan uang untuk  membeli bensin dan membawa Petralite. Pasal yang  disangkakan (55, 56, 170 sub 351, 160, 212 sub 213 KUHP).

4. HR alias ZA, Mahasiswa semester 5 Univeristas Suryakancana (GMNI). Berperan menyediakan ban memberi uang sebesar 100.000,- Pasal ygan disangkakan (55, 56, 170 sub 351, 160, 212 sub 213 KUHP).

5. RS Bin SU, Mahasiswa semester 7 Universitas Suryakencana (GMNI), berperan membeli BBM Pertalite yang dilempar ke anggota Polri dan menyiramkan BBM dari aqua gelas yang diberikan oleh tersangka Oz ke api yg baru menyala (kecil) sehingga api menjadi membesar. Pasal yang disangkakan (55, 56, 170 sub 351, 160, 212 sub 213 KUHP).

4. Polisi menyita sejumlah barang bukti

Polisi yang Terbakar saat Amankan Demo di Cianjur Meninggal DuniaHumas Polda Jabar

Sebelum menetapkan kelima mahasiswa tersebut sebagai pelaku, polisi lebih dulu memeriksa 45 saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya pakaian dan sepatu seragam aparat yang mengamankan massa yang terkena bahan bakar minyak, ban bekas terbakar, jaket almamater GMNI warna merah, 24 handphone dari pengunjuk rasa, spanduk unjuk rasa, dan bendera GMNI.

Beberapa agenda yang akan dilakukan Polres Cianjur selanjutnya ialah pendalaman terhadap koordinator lapangan unjuk rasa, dan meminta saran dari ahli pidana.

5. Dari 17 orang menjadi lima tersangka

Polisi yang Terbakar saat Amankan Demo di Cianjur Meninggal DuniaHumas Polda Jabar

Sebelum mengerucut menjadi lima tersangka, polisi sebelumnya mengamankan 14 mahasiswa terkait kasus terbakarnya polisi di Cianjur. Meski belum dapat memastikan unsur kesengajaan dalam peristiwa itu, Trunoyudo menganggap, aksi membakar ban dan penutupan akses jalan merupakan pelanggaran hukum.

“Kami sudah mengamankan 14 mahasiswa yang diduga kelompok yang memang melaksanakan kegiatan yang eskalasinya saya katakan meningkat,” kata Trunoyudo, saat dihubungi pada Jumat (16/8) lalu.

Baca Juga: 4 Polisi Terbakar di Cianjur, Polisi Periksa 30 Orang

Topic:

  • Rochmanudin

Just For You