Comscore Tracker

Anak Bupati Majalengka Resmi Ditahan karena Tembak Kontraktor

Irfan diduga menembak dengan pistol kaliber 9 milimeter

Majalengka, IDN Times - Kasus penembakan oleh anak Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam, memasuki babak baru. Pada Sabtu (16/11) pagi, polisi resmi menahan Irfan setelah memeriksanya selama kurang lebih 12 jam.

Irfan dikabarkan telah menembak Panji, seorang kontraktor asal Bandung, beberapa waktu lalu. Penembakan dengan senjata api itu melukai tangan Panji. Korban pun melaporkan peristiwa yang dialaminya pada kantor Polisi Resor Majalengka.

Baca Juga: [BREAKING] Diperiksa 12 Jam, Anak Bupati Majalengka Ditahan Penyidik

1. Kuasa hukum minta penangguhan penahanan

Anak Bupati Majalengka Resmi Ditahan karena Tembak KontraktorIDN Times/Andra Adyatama

Meski demikian kuasa hukum Irfan, Budi Setiawan, mengatakan ia akan mengajukan penangguhan penahanan kepada kepolisian yang diwakili Unit Pidana Umum Reserse Kriminal Polres Majalengka. Alasannya, tak lain karena ia menilai kliennya yang juga merupakan pejabat Kepala Badan Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Majalengka, bersikap kooperatif selama menjalani pemeriksaan.

"Klien kami menjawab apa yang diperlukan kepolisian dan tak membuang barang bukti," kata Budi di Polres Majalengka, Sabtu.

"Sebanyak dua puluh enam pertanyaan penyidik dijawab klien kami. Penahanan itu hak penyidik, namun kami akan melakukan upaya penangguhan penahanan," katanya.

2. Pakai pistol kaliber 9 milimeter

Anak Bupati Majalengka Resmi Ditahan karena Tembak KontraktorIDN Times/Andra Adyatama

Sebelumnya, anak kedua Bupati Majalengka Karna Sobahi itu telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian pada Rabu (13/11) lalu.

Dari hasil pemeriksaan polisi, IN diduga menggunakan senjata api jenis pistol dengan kaliber 9 milimeter. Ia juga dikatakan sebagai seorang anggota Perbakin (Persatuan Penembak Indonesia) dan memiliki izin penggunaan senjata api hingga 2020 mendatang.

3. Perbakin akan pecat Irfan jika terbukti anggotanya

Anak Bupati Majalengka Resmi Ditahan karena Tembak KontraktorIDN Times/Andra Adyatama

Sekretaris Jenderal Perbakin Firtian Judiswandarta belum dapat memastikan soal status Irfan sebagai anggota Perbakin. “Siapa bilang beliau anggota Perbakin? Ada tidak kartu anggotanya? Kita belum lihat,” kata Firtian, ketika dihubungi IDN Times pada Kamis (14/11).

Meski demikian, jika memang benar Irfan merupakan anggotanya, Perbakin tidak akan pikir panjang untuk memecat status keanggotaan Irfan.

“Dalam aturan kami sudah jelas, ada sanksi pemecatan jika memang terbukti (melakukan tindak kriminal dengan senjata). Perbakin sudah sering mengeluarkan anggotanya karena terlibat kasus kriminal,” tutur Firtian.

Topic:

  • Sunariyah

Just For You