1.335 Pendamping Rembuk RW di DKI Dapat Rp150 Ribu per Hari

Diperkirakan total anggarannya mencapai Rp1 miliar per tahun

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meneken Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 81 Tahun 2018, tentang Satuan Biaya Khusus untuk kegiatan rembuk Rukun Warga (RW) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), terkait penyusunan rencana kerja pemerintah daerah.

Bagaimana penjelasan tentang peraturan baru tersebut?

1. Diundangkan mulai 15 Agustus 2018

1.335 Pendamping Rembuk RW di DKI Dapat Rp150 Ribu per HariJakarta.go.id

Pergub yang ditetapkan Anies pada 10 Agustus 2018 itu diundangkan pada 15 Agustus 2018. Dalam Pasal 4 ayat 2 dijelaskan bahwa pendamping rembuk RW dan Musrenbang akan mendapatkan Rp150 ribu setiap hari kedatangannya, sebagai biaya uang saku atau transport.

Pendamping itu merupakan seorang atau kelompok masyarakat dari unsur anggota masyarakat, yang bertugas melakukan pendampingan proses indentifikasi permasalahan, penentuan kebutuhan, dan perumusan solusi, serta telah mendapat pelatihan dari fasilitator yang ditugaskan pemerintah.

Baca Juga: Ternyata Anies Baswedan Sempat Dibujuk Amien Rais Jadi Cawapres

2. Biaya untuk pendamping lima kegiatan di DKI Jakarta

1.335 Pendamping Rembuk RW di DKI Dapat Rp150 Ribu per HariJakarta.go.id

Dalam pasal tiga dijelaskan uang transport itu diberikan kepada pendamping untuk berbagai macam kegiatan yakni rembuk RW, musrenbang kelurahan, musrenbang kecamatan, musrenbang kota dan atau kabupaten, hingga musrenbang tingkat provinsi.

Pergub tersebut juga menjelaskan kalau Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan suku badannya di tinggakat kota dan atau kabupaten, adalah penanggung jawab dari biaya tersebut.

3. Anggaran setahun bisa mencapai Rp1 miliar

1.335 Pendamping Rembuk RW di DKI Dapat Rp150 Ribu per Hariteropongbisnis.com

Sebanyak 1.335 orang rencananya akan menjadi pendamping bagi 267 kelurahan, yang masing-masing bekerja lima pertemuan dalam setahun. Menurut perhitungan, anggaran yang harus dikeluarkan Bappeda DKI Jakarta diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Semoga anggaran ini benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuannya ya guys.

Baca Juga: Begini Rasanya Naik LRT Jabodetabek

Topik:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya