Comscore Tracker

3 Kawasan di Jakarta Selatan Banjir, Apa Kabar Turap Ciliwung?

Banjir terjadi di Pangadegan, Kebon Baru dan Manggarai

Jakarta, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ada 17 titik banjir terjadi pada Rabu (24/4). Tiga dari 17 titik itu ada di Jakarta Selatan.

Banjir terjadi akibat luapan Sungai Ciliwung. Padahal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membangun turap yang dinilai mampu menahan luapan Kali Ciliwung.

1. Tiga titik banjir di Jakarta Selatan

3 Kawasan di Jakarta Selatan Banjir, Apa Kabar Turap Ciliwung?Dok. BPBD DKI Jakarta

Berdasarkan data BPBD DKI yang dihimpun IDN Times, tiga titik banjir di Jakarta Selatan berada di RW 01 Kelurahan Pangadegan, RW 10 Kelurahan Kebon Baru, dan RW 01 Kelurahan Manggarai.

Rata-rata ketinggian air mencapai 10 cm sampai 100 cm.

Baca Juga: Kali Ciliwung Meluap, Ini Titik Banjir di Jakarta Timur dan Selatan

2. Warga di bantaran Sungai Ciliwung harus pindah

3 Kawasan di Jakarta Selatan Banjir, Apa Kabar Turap Ciliwung?(Pekerja dengan alat berat mengeruk endapan sampah bercampur lumpur di Sungai Ciliwung kawasan Kampung Melayu, Jakarta) ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali tak menampik banjir terjadi di tiga kawasan tersebut. Namun, menurutnya, ini sudah jauh lebih baik sejak adanya pembangunan turap. Banjir di kawasan Jaksel menjadi lebih cepat surut. 

Meski demikian, lanjut Marullah, mustahil apabila banjir tidak terjadi sama sekali. Sebab, beberapa rumah memang dibangun di dataran lebih rendah.

Maka dari itu, pemerintah mencegahnya dengan membangun turap di beberapa titik dan mengimbau warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung untuk pindah. "Memang tidak akan bisa menyatakan bahwa banjir habis, hilang sama sekali karena luapan air Ciliwung dari dulu memang segitu sementara beberapa rumah berada di level di bawah itu semuanya," terangnya.

 

3. Air di Bendung Katulampa naik, Jakarta banjir

3 Kawasan di Jakarta Selatan Banjir, Apa Kabar Turap Ciliwung?(Banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur) Twitter/@BPBDJakarta

Diketahui, banjir juga diakibatkan kenaikan air di Bendung Katulampa, Bogor, sejak Selasa (23/4) pukul 21.00 WIB dengan tinggi muka air 170 cm. Air di Bendung Katulampa yang berstatus Siaga itu dilaporkan tiba di kawasan Jakarta Selatan sekitar 6-9 jam kemudian.

Baca Juga: Banjir di Jakarta Timur, Anies Salahkan Adhi Karya dan Waskita Karya

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Just For You