Comscore Tracker

Anies Baswedan Targetkan Panjang Jalur Sepeda di Jakarta Capai 500 Km

Saat ini baru 63 kilometer saja di seluruh Jakarta

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan panjang jakur khusus sepeda di ibu kota mencapai 500 kilometer. Untuk merealisasi target tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan sejumlah persiapan. 

Nantinya jalur-jalur sepeda akan diprioritaskan dibangun di ruas-ruas jalan ganjil-genap.

1. Jalur sepeda akan punya pembatas dan marka

Anies Baswedan Targetkan Panjang Jalur Sepeda di Jakarta Capai 500 KmIDN Times/Gregorius Aryo Damar P

Untuk memberi rasa nyaman bagi pengendara sepeda, Pemprov DKI Jakarta rencananya akan memberi marka dan pembatas pada jalur khusus sepeda. Selain itu, marka jalan juga akan membuat aman pengayuh sepeda dari pengendara kendaraan bermotor.

"Kita siapkan jalur sepeda dan juga ada pembatasnya sehingga yang naik sepeda terlindungi," kata Anies.

Baca Juga: Gaya Anies Bersepeda: Main HP, Lepas Tangan, dan Swafoto dengan Warga

2. Kendaraan bermotor yang serobot jalur khusus sepeda akan ditilang

Anies Baswedan Targetkan Panjang Jalur Sepeda di Jakarta Capai 500 KmIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo usai bersepeda dari Velodrome, Jakarta Timur ke Balai Kota, Jakarta Pusat, mengatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan penilangan bagi kendaraan bermotor yang berhenti maupun parkir di jalur khusus sepeda.

"Jadi sesuai dengan UU No 22 2009 terdapat pelanggaran rambu akan dikenakan denda Rp500 ribu," ujar Syafrin.

3. Jalur sepeda sepanjang 63 kilometer baru dibuat

Anies Baswedan Targetkan Panjang Jalur Sepeda di Jakarta Capai 500 KmIDN Times/Gregorius Aryo Damar P

Saat ini jalur sepeda akan dibuat baru sepanjang 63 kilometer yang dibagi dalam tiga fase. Fase pertama sepanjang 25 kilometer, kedua 23 kilometer, dan ketiga 15 kilometer.

Fase pertama meliputi Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Proklamasi, Jalan Pramuka, Jalan Pemuda. 

Fase kedua terdapat di Jalan Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, dan Jalan RS Fatmawati Raya.

Fase ketiga meliputi Jalan Tomang Raya, Jalan Cideng Timur, Jalan Kebon Sirih, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Barat, dan Jalan Jatinegara Timur.

Baca Juga: Awas, Serobot Jalur Sepeda di Jakarta akan Diganjar Tilang!

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Just For You