Comscore Tracker

Cerita Warga Divaksin COVID-19: Rasanya Pegal dan Ngantuk!

"Rasanya mengantuk saja sama pegel di sekitar area suntik"

Jakarta, IDN Times - Sejumlah kelompok masyarakat prioritas seperti tenaga kesehatan, pedagang pasar, atlet, hingga jurnalis sudah merasakan vaksinasi COVID-19. Usai divaksin, sejumlah warga bersedia berbagai pengalamannya kepada IDN Times.

Seperti apa ceritanya?

1. Mengantuk setelah divaksinasi

Cerita Warga Divaksin COVID-19: Rasanya Pegal dan Ngantuk!Peninjauan Vaksinasi Pekerja Media dan Wartawan di Hall Basket Senayan pada Kamis (25/2/2021) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Salah satu jurnalis yang ikut divaksinasi COVID-19 pada Jumat (26/2/2021) ada Tio. Wartawan media online yang berdomisili di Tangerang Selatan ini mengaku bersyukur menjadi salah satu sosok yang diprioritaskan mendapat vaksin karena bisa lebih aman dari virus corona. Dia berpendapat, tak ada alasan logis untuk menolak atau takut disuntik vaksin COVID-19.

"Dari semua efek samping juga belum ada yang berat. Kalau pun ada yang berhasil lebih banyak, makanya perlu jujur pas screening," ujarnya kepada IDN Times.

"Pasca vaksin rasanya ngantuk saja sih, sama pegal di sekitar area suntik," lanjutnya.

Baca Juga: Vaksin Mandiri Resmi Dibuka, Ini Aturan Lengkapnya

2. Tidak merasa mual usai divaksinasi

Cerita Warga Divaksin COVID-19: Rasanya Pegal dan Ngantuk!Ilustrasi vaksinasi COVID-19. pexels.com/Gustavo Fring

Mimi, seorang jurnalis media cetak di Jakarta, juga punya alasan senada dengan Tio. Meski sempat takut, Mimi tetap ingin divaksin agar lebih aman dari virus corona.

"Awalnya, juga takut. Tapi, semoga tak ada efek sampingnya ya," ujarnya.

Mimi mengatakan, vaksin COVID-19 yang dirasakannya tak jauh berbeda ketika disuntik saat masih duduk di Sekolah Dasar. Dia hanya merasa sedikit pegal usai disuntik.

"Tapi, enggak mual atau lainnya," terang Mimi.

3. Sempat takut divaksinasi

Cerita Warga Divaksin COVID-19: Rasanya Pegal dan Ngantuk!Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19. ANTARA FOTO/Jojon

Sementara itu, seorang pekerja media online bernama Rey mengatakan kepada IDN Times bahwa ingin melindungi lingkungannya dengan ikut vaksinasi COVID-19. Meski begitu, dia sempat merasa takut disuntik vaksin.

"Awalnya, sempat takut dan kepikiran efeknya seperti apa setelah divaksin. Bahkan, tadi sampai ditensi tiga kali karena tekanan darah tinggi. Kata dokter, itu karena cemas," jelasnya.

"Akhirnya boleh disuntik vaksin setelah tensi yang ketiga kalinya," lanjutnya.

Dia menegaskan, rasanya disuntik vaksin COVID-19 tak ada bedanya dengan suntik biasa. Namun, setelah disuntik dia merasa ngantuk.

"Kayak orang kurang tidur," ujarnya.

Baca Juga: Vaksin Gotong Royong Akan Gunakan Merek Sinopharm dan Moderna

Topic:

  • Aryodamar
  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya