Comscore Tracker

Eks Penyidik KPK Janji Cicil Utang Rp200 Juta ke Azis Syamsuddin

Azis Syamsuddin mengizinkan AKP Robin bayar utang dicicil

Jakarta, IDN Times - Mantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin mengungkapkan bahwa eks Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robiin Pattuju berutang padanya senilai Rp200 juta. Hal itu terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

AKP Robin tak membantah soal utang yang disebutkan Azis tersebut. Ia pun berjanji bakal segera melunasinya.

"Soal pinjaman 200 juta, apakah saudara saksi izinkan pihak keluarga kami membayar utang tapi dicicil?" kata Robin, Senin (25/10/2021).

1. Azis Syamsuddin tak keberatan AKP Robin bayar utang dicicil

Eks Penyidik KPK Janji Cicil Utang Rp200 Juta ke Azis SyamsuddinMantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin. (IDN Times/Aryodamar)

Azis mengaku tak keberatan apabila Robin mau mengembalikan utangnya dengan cara menyicil. Sebab, utang adalah kewajiban yang harus dibayarkan.

"Boleh, saya mengizinkan untuk mengembalikan karena kan pinjam," ujarnya.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Ngaku Beri Duit Rp200 Juta ke AKP Robin karena Kasihan

2. Azis kirim uang ke Robin lewat rekening berbeda

Eks Penyidik KPK Janji Cicil Utang Rp200 Juta ke Azis SyamsuddinMantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin. (IDN Times/Aryodamar)

Azis menjelaskan utang senilai Rp200 juta diberikan pada Robin karena merasa kasihan. Sebab, Robin mengaku butuh uang tersebut untuk keluarganya karena sedang pandemik COVID-19.

Azis memberikan uang tersebut melalui rekening yang berbeda. Sebab, ia khawatir kalau dikirim langsung dari rekening yang sama akan terjadi pelanggaran hukum.

"Karena saya sudah tahu dia penyidik kpk, karena bisa bahaya di saya," ujar Azis.

"Apa bahayanya ketika berikan uang ke Robbin?" tanya Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Ya seperti ini pak, ya kan orang bisa berasumsi macam-macam padahal niat saya membantu. Ya kan secara aturan juga seperti itu kan pak. Kaya kita nyumbang ke kawinan kan tidak boleh," jelas Azis.

"Jadi saksi paham kalau berikan bantuan ke Robin sebesar itu tidak boleh?" tanya JPU kembali.

"Iya pak, paham. Saya yang mengubah Undang-undang dan membuat Undang-undang itu," jawabnya.

Baca Juga: Eks Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Bantah Punya 'Orang Dalam' di KPK

3. AKP Robin didakwa terima suap Rp11 miliar dan 36 ribu dolar AS

Eks Penyidik KPK Janji Cicil Utang Rp200 Juta ke Azis SyamsuddinMantan penyidik KPK Stepanus Robin mengikuti sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (13/9/2021). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

Dalam kasus ini, AKP Stepanus Robin Pattuju didakwa menerima suap Rp11.025.077.000 dan 36 ribu dolar Amerika Serikat untuk membantu penanganan perkara di KPK. Suap itu diterima terkait perkara yang tengah ditangani KPK.

Uang itu disebut berasal dari lima orang yakni mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin dan kader Partai Golkar Aliza Gunado senilai Rp1.695.000.000 dan 36 ribu dolar AS, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna senilai Rp507.390.000, Direktur PT Tenjo Jaya Usman Effendi senilai Rp525.000.000, dan dari Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari senilai Rp5.197.800.000.

Atas perbuatannya, Stepanus Robin diancam pidana dalam Pasal Pasal 12 huruf a juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (selanjutnya disebut UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 65 ayat (1) KUHP dan Pasal 11 juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya