Comscore Tracker

FOTO: Para Pencari Suaka dari Negara Konflik Terlantar di Kebon Sirih

Para pengungsi ini membuat tenda di sepanjang trotoar

Jakarta, IDN Times - Ratusan warga negara asing tampak memenuhi jalur pedestrian di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Mereka adalah pencari suaka dari sejumlah negara yang tengah berkonflik seperti Afganistan, Yaman, Sudan, dan Somali.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait seperti United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Sosial (Kemensos), dan pihak lainnya.

Rencananya mereka akan dipindahkan ke tempat yang lebih layak untuk sementara waktu.

1. Pencari suaka sudah beberapa hari tinggal di tepi jalan

FOTO: Para Pencari Suaka dari Negara Konflik Terlantar di Kebon SirihIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Baca Juga: Anies Baswedan Pastikan Rumah DP 0 Persen Tuntas Agustus 2019

2. Mereka membawa alas tidur sendiri dan tidur beratapkan langit

FOTO: Para Pencari Suaka dari Negara Konflik Terlantar di Kebon SirihIDN Times/Gregorius Aryodamar P

3. Mereka juga tidur beralaskan tanah

FOTO: Para Pencari Suaka dari Negara Konflik Terlantar di Kebon SirihIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Baca Juga: Masalah Wagub Hingga APBD, Ini Daftar Kritikan PSI pada Anies dan DPRD

4. Jarak mereka tinggal hanya 350 meter dari DPRD DKI Jakarta

FOTO: Para Pencari Suaka dari Negara Konflik Terlantar di Kebon SirihIDN Times/Gregorius Aryodamar P

5. Beragam kalangan terlihat di tepi jalan mulai dari tua, muda, pria, dan wanita

FOTO: Para Pencari Suaka dari Negara Konflik Terlantar di Kebon SirihIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Kehadiran para pencari suaka di sekitar Gedung Menara Ravindo, Kebon Sirih, Jakarta Pusat ini sempat dikeluhkan oleh warga sekitar.

Pencari suaka yang berasal dari Somalia, Sudan, Yaman, dan Afganistan itu membangun tenda-tenda dan meminta tempat tinggal serta suplai makanan di Kantor Badan PBB Untuk Pengungsi (UNHCR). Sejak keberadaan mereka, terlihat adanya tumpukan sampah liar, tidur di sembarang tempat, hingga mendirikan tenda. 

Baca Juga: Ironi 17 Agustus di "Kampung Syiah", Bak Imigran di Negeri Sendiri

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Just For You