Comscore Tracker

Meski Jokowi-Anies Khawatir, Libur Panjang Oktober 2020 Tak Berubah

Libur panjang dikhawatirkan membuat kasus COVID-19 melonjak

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memastikan, pemerintah tidak mengubah ketetapan mengenai cuti bersama meski Presiden Joko "Jokowi" Widodo hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat khawatir akan ada lonjakan kasus COVID-19 usai masa liburan. 

"Rapat terbatas sesuai arahan Presiden menetapkan bahwa cuti dan libur dalam kaitan dengan peringatan Maulid Nabi tetap dilaksanakan, tidak ada perubahan," kata Muhadjir dalam konferensi pers usai rapat kabinet terbatas, seperti dikutip dari ANTARA, Selasa (20/10/2020).

Libur panjang ini berlangsung dari 28 Oktober 2020 sampai 1 November 2020.

Baca Juga: Ogah Libur Panjang Tambah Kasus COVID-19, Jokowi: Perlu Dibicarakan 

1. Jokowi minta libur panjang diantisipasi agar tak membuat kasus COVID-19 melonjak

Meski Jokowi-Anies Khawatir, Libur Panjang Oktober 2020 Tak BerubahPresiden Jokowi kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah (Dok. Biro Pers Kepresidenan)

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta jajarannya mengantisipasi potensi peningkatan penularan COVID-19 saat libur panjang pekan depan. Hal itu ia ungkapkan dalam rapat terbatas Senin, 19 Oktober 2020.

"Libur panjang dan cuti bersama ini jangan sampai berdampak pada kenaikan kasus COVID-19," ujarnya.

2. Kasus COVID-19 Sempat melonjak usai libur panjang 1,5 bulan lalu

Meski Jokowi-Anies Khawatir, Libur Panjang Oktober 2020 Tak BerubahIlustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Peringatan itu diungkapkan Jokowi berdasarkan kejadian libur panjang 1,5 bulan lalu. Setelah libur panjang saat itu, kata Jokowi, kasus COVID-19 langsung melonjak.

"Oleh sebab itu, ini perlu kita bicarakan agar kegiatan libur panjang dan cuti bersama ini jangan sampai berdampak pada kenaikan kasus COVID," ujar Jokowi.

3. Anies ungkap potensi penularan COVID-19 klaster keluarga akibat libur panjang

Meski Jokowi-Anies Khawatir, Libur Panjang Oktober 2020 Tak BerubahGubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

Sembilan hari sebelumnya, Anies sempat mengingatkan bahaya dari libur panjang akhir Oktober 2020. Anies menjelaskan, ada libur panjang pada akhir bulan yakni libur Maulid Nabi dan cuti bersama yang bersambungan dengan akhir pekan, sehingga totalnya ada lima hari libur.

"Saya imbau kepada seluruh masyarakat jangan sampai timbul klaster keluarga yang sangat besar karena libur bersama," ujar Anies, 10 Oktober 2020.

Baca Juga: Anies Ingatkan Ancaman COVID-19 Klaster Keluarga saat Libur Panjang

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya