Comscore Tracker

Survei Y-Publica: Elektabilitas PDIP dan PSI Naik, Gerindra Merosot

Parpol lainnya cenderung stagnan

Jakarta, IDN Times - Lembaga survei Y-Publica mengungkapkan elektabilitas partai-partai politik di Indonesia cenderung stagnan pada tiga bulan terakhir. Meski demikian, elektabilitas PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) disebut meningkat.
 
"Elektabilitas partai-partai politik stagnan, hanya Gerindra yang melorot, sedangkan dua parpol, yaitu PDIP dan PSI naik elektabilitasnya," kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono seperti dilansir ANTARA, Kamis (29/10/2020).

Baca Juga: Survei Indikator: Ganjar, Prabowo, dan Anies, Capres Unggulan di 2024

1. Hanya PDIP dan PSI yang naik

Survei Y-Publica: Elektabilitas PDIP dan PSI Naik, Gerindra MerosotIlustrasi partai politik (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)

Elektabilitas PDIP versi survei Y-Publica naik dari 29,1 persen ke 31,2 persen. Sedangkan PSI dari 4,6 persen menjadi 4,7 persen.

Meski elektabilitas PSI naik, tapi partai yang gagal lolos ke Senayan itu masih kalah dari sejumlah partai besar seperti PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, dan PKS.

2. Daftar elektabilitas partai politik versi Y-Publica

Survei Y-Publica: Elektabilitas PDIP dan PSI Naik, Gerindra Merosot(ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Berikut adalah elektabilitas partai politik berdasarkan hasil survei Y-Publica:

  1. PDIP: 31,2 persen
  2. Gerindra: 13,8 persen
  3. Golkar: 8,3 persen
  4. PKB: 5,9 persen
  5. PKS: 5,4 persen
  6. NasDem: 3,9 persen
  7. Demokrat: 3,4 persen
  8. PPP: 2,4 persen
  9. PAN: 1,2 persen
  10. Hanura: 0,8 persen
  11. Perindo: 0,6 persen
  12. Berkarya: 0,3 persen
  13. Gelora: 0,1 persen
  14. Ummat: 0 Persen.

3. Survei dilakukan pada 1.200 sampel

Survei Y-Publica: Elektabilitas PDIP dan PSI Naik, Gerindra MerosotIlustrasi partai politik (ANTARA FOTO/Ampelsa)

Survei Y-Publica dilakukan pada 11-20 Oktober 2020 terhadap 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Survei dilakukan melalui sambungan telepon kepada responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2018. Sementara, margin of error kurang lebih 2,89 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Juga: Ganjar Rajai Survei Capres 2024, PDIP: Mandat Ada di Tangan Megawati

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya