Comscore Tracker

[UPDATE] Dalam 4 Bulan, Terdapat 11.680 Kasus COVID-19 di Jakarta

Bertambah 198 kasus hari ini, total 646 orang meninggal

Jakarta, IDN Times - Sejak Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengumumkan dua kasus positif COVID-19 atau virus corona pertama di Indonesia, jumlah kasus positif khususnya di Jakarta masih terus bertambah. Kepala bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengungkapkan hingga Kamis (2/7) secara akumulatif terdapat 11.680 kasus positif. Angka tersebut bertambah 198 kasus dari sehari sebelumnya.

“Dari jumlah tersebut 6.870 orang dinyatakan telah sembuh sementara 646 orang meninggal dunia,” ujarnya melalui keterangan pers yang disiarkan Youtube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (2/7).

Selain itu, Ani memaparkan terdapat 805 pasien yang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan sebanyak 3.358 orang masih menjalani isolasi mandiri di rumah. Lalu, Pemprov DKI Jakarta mencatat terdapat 27.156 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 17.940.

1. Sebanyak 319.437 sampel telah diperiksa menggunakan metode PCR

[UPDATE] Dalam 4 Bulan, Terdapat 11.680 Kasus COVID-19 di JakartaIlustrasi. Pengoperasian laboratorium PCR COVID-19 (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

Ani menjelaskan, hingga Rabu (1/7) terdapat 319.437 sampel yang diperiksa menggunakan metode PCR. Khusus pada Rabu (1/7) dilakukan tes terhadap 4.072 orang dan 3.325 di antaranya untuk menegakkan kasus baru.

“Hasilnya adalah 198 positif dan 3.127 negatif,” ujarnya.

Baca Juga: Waspada! Ini Daftar Lengkap 27 RW Zona Merah COVID-19 di Jakarta 

2. Sebanyak 240.236 orang telah menjalani rapid test

[UPDATE] Dalam 4 Bulan, Terdapat 11.680 Kasus COVID-19 di JakartaRapid test kepada pedagang di pasar Bantul yang digaler oleh Dinas Kesehatan. IDN Times/Daruwaskita

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga gencar melaksanakan rapid test. Hingga Kamis (2/7) terdapat 240.236 orang telah menjalani periksaan rapid test dengan persentase reaktif COVID-19 sebesar 3,5 persen. Rinciannya adalah 8355 reaktif dan 231.881 non-reaktif.

“Untuk kasus positif akan ditindaklanjuti dengan swab PCR. Apabila positif akan dilakukan rujukan ke RS rujukan COVID-19 atau isolasi mandiri,” ujarnya.

3. Masyarakat diimbau tetap memperhatikan kesehatan diri dengan 3-M

[UPDATE] Dalam 4 Bulan, Terdapat 11.680 Kasus COVID-19 di JakartaKepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

Ani mengimbau seluruh masyarakat tetap memperhatikan kesehatan masing-masing. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan cara 3-M.

“Menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak,” jelasnya.

Baca Juga: Menhub Usul SIKM Keluar Masuk Jakarta Dihapus

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya