Comscore Tracker

Wagub DKI: Masih Banyak Warga Jakarta Gak Percaya COVID-19

Kasus COVID-19 di Jakarta mencapai 158.033

Jakarta, IDN Times - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui masih banyak warga yang tak percaya COVID-19 atau virus corona. Bahkan, ada yang tak peduli dengan menganggap urusan sakit dan meninggal adalah urusan dari Allah SWT.

"Masyarakat kita masih ada yang menganggap COVID-19 gak ada dan kalau urusan sakit dan meninggal itu urusan Allah, sehingga mereka cuek," kata Riza dalam diskusi virtual yang disiarkan YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (18/12/2020).

Baca Juga: Deteksi COVID-19, Polisi Jaga 2 Titik Perbatasan Timur Jakarta

1. Masih adanya orang tak percaya COVID-19 menjadi tantangan Pemprov DKI

Wagub DKI: Masih Banyak Warga Jakarta Gak Percaya COVID-19Riza Patria (IDN Times/Aryodamar)

Namun masih adanya orang tak percaya COVID-19, menurut Riza, menjadi tantangan Pemprov DKI Jakarta. Untuk itu, Pemprov telah melakukan sejumlah upaya agar masyarakat cuek pada pandemik bisa patuh pada protokol kesehatan.

Sebab, menurut politikus Partai Gerindra ini, beragam upaya tak akan berhasil apabila warga cuek terhadap upaya tersebut.

"Namun, kami termasuk bersyukur karena Jakarta, ibu kota, banyak fasilitas, media, banyak orang pintar, semua lengkap, sehingga masyarakat umumnya patuh," kata dia.

2. Mayoritas masyarakat Jakarta taat bermasker

Wagub DKI: Masih Banyak Warga Jakarta Gak Percaya COVID-19Pedagang menata masker karakter wajah berbahan kain di Solo, Jawa Tengah, Senin (8/6/2020) (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Meski begitu, Riza mengatakan, mayoritas masyarakat Jakarta telah taat memakai masker dengan baik dan benar. Klaim tersebut berdasarkan survei yang telah dilakukan.

"Data dari survei, 60 persen masyarakat Jakarta menggunakan masker," kata dia.

3. Kasus COVID-19 di Jakarta mencapai 158.033

Wagub DKI: Masih Banyak Warga Jakarta Gak Percaya COVID-19Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Data Satgas COVID-19 per Kamis, 17 Desember 2020 menyebutkan, jumlah kasus virus corona di Jakarta telah mencapai 158.033 kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 142.741 pasien telah sembuh dan 3.027 lainnya meninggal dunia karena virus mematikan itu.

Baca Juga: Warga DKI Gugat Sanksi Tolak Vaksin Denda Rp5 Juta ke Mahkamah Agung

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya