Comscore Tracker

Sujiatmi, Sosok Penyabar di Balik Kesuksesan Karier Politik Jokowi

Sujiatmi Notomihardjo selalu berpesan soal kejujuran

Jakarta, IDN Times - Sujiatmi Notomihardjo, ibunda Presiden Joko "Jokowi" Widodo meninggal dunia di Solo, Rabu (25/3) pukul 16.45 WIB. Belum ada informasi penyebab wafatnya Sujiatmi.

Sujiatmi adalah saksi sekaligus sosok di balik kesuksesan karier politik Jokowi saat menjadi wali kota Solo, gubernur DKI Jakarta, hingga saat ini menjadi presiden dua periode.

Sujiatmi diketahui sebagai sosok yang penyabar. Panasnya kontestasi politik 2019, membuat fitnah dan isu-isu miring menghantam Presiden Jokowi dan keluarganya.

Jokowi kerap beberapa kali disebut sebagai keturunan etnis Tiongkok dan bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Tudingan-tudingan itu akhirnya sampai ke telinga sang ibunda Jokowi hingga Sujiatmi angkat bicara.

"PKI, Chinese, sama sekali ndak ada. Non Islam gak bener juga," kata Sujiatmi dalam suatu kesempatan.

Pada 2018, Sujiatmi juga berpesan kepada Jokowi agar tidak melawan fitnah yang menyerangnya. Menurut almarhum, fitnah itu akan berhenti dengan sendirinya.

Pesan ini disampaikan Sujiatmi pada saat Jokowi kembali mencalonkan diri dalam Pilpres 2019 bersama Ma'ruf Amin.

"Kalau saya dengar anak saya difitnah itu, ya kalau Jokowi bercanda sudah kamu diemin saja. Nanti lama-lama capek sendiri. Jangan dilawan, jangan dijawab," tutur Sujiatmi.

Tidak hanya itu, ibunda Jokowi selalu mendidik anak-anaknya untuk menjadi seseorang yang selalu berpegang teguh pada nilai kejujuran, kerja keras, dan ikhlas.

Bahkan, dalam petikan wawancara yang dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI, Sujiatmi menyampaikan pesan khusus kepada Jokowi. Ia meminta agar putra sulungnya itu bisa menjadi pemimpin yang amanah.

"Saya cuma mengingatkan saja. Kamu bukan hanya milik keluarga, sekarang sudah punya bangsa Indonesia. Ketika, sekali-sekali pulang ngumpul di sini. Waktunya sudah tidak ada. Kalau ke sini sudah ditunggu tamu-tamu. Sepuluh tahun kok naik pangkat tiga kali. Kamu harus bersyukur jangan menggak-menggok (belak-belok), lurus saja. Jangan aneh-aneh diberi amanah sama rakyat, sama Allah," kata Sujiatmi.

Baca Juga: Ibu Jokowi Meninggal, Fadli Zon dan Fahri Hamzah Sampaikan Duka Cita

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya