Comscore Tracker

Kasus COVID-19 Sempat 900 Sehari, Luhut: Masih Batas Normal

Sudah dua kali tembus 900 kasus lebih pada pekan lalu

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi santai pertambahan kasus virus corona di Indonesia yang sempat mencapai 973 kasus dalam sehari. Menurutnya kondisi tersebut masih dalam batas normal.

"Yang penting kita tetap patuh pada ketentuan dan protokol kesehatan. Masker, jaga jarak, cuci tangan. Tingkat kematian tidak meningkat drastis. Saya pikir masih dalam batas normal," kata Luhut dalam wawancara bersama Radio Republik Indonesia (RRI), Senin (25/5).

1. Pemerintah lakukan evaluasi tiap hari

Kasus COVID-19 Sempat 900 Sehari, Luhut: Masih Batas NormalMenteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. IDN Times/Shemi

Luhut melanjutkan pemerintah selalu melakukan evaluasi tiap hari untuk kebijakan COVID-19 ini.

"Evaluasi dilakukan ada evaluasi harian dan mingguan. Strategi kita mengacu pada perkembangan di lapangan," ujar eks Menkopolhukam ini.

2. Dua kali kasus harian di Indonesia capai 900 kasus lebih

Kasus COVID-19 Sempat 900 Sehari, Luhut: Masih Batas NormalIlustrasi virus corona. IDN Times/Arief Rahmat

Pada 21 Mei lalu untuk pertama kali kasus harian virus corona di Indonesia bertambah 973 kasus baru. Sehingga total kasus COVID-19 di Indonesia tembus 20.162 kasus.

Sehari kemudian, pertambahan kasus harian virus corona memang menurun menjadi 634 kasus. Namun kembali melejit menjadi 949 kasus sehari setelahnya atau pada 23 Mei.

Hingga saat ini tercatat ada 22.271 kasus virus corona, 1.372 pasien meninggal dan ada 5.402 pasien sembuh.

Angka tersebut terhitung sejak 23 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 24 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.

3. Minta bantuan para tokoh untuk tegakkan disiplin

Kasus COVID-19 Sempat 900 Sehari, Luhut: Masih Batas NormalMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (kanan) berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020) (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini mengatakan perlu peran para tokoh dan intelektual untuk menegakkan disiplin masyarakat di masa pandemik COVID-19 ini. Para tokoh harus melakukan promosi dan sosialisasi terus menerus.

"Tokoh-tokoh itu sudah diingatkan supaya mematuhi protokol itu. Kalau ini jalan tidak akan ada masalah. Presiden berkali-kali berikan peringatan. Tokoh-tokoh jangan cuma kritik saja," katanya

Baca Juga: Warga Gak Disiplin Terapkan PSBB, Luhut: Sejujurnya Saya Gak Happy

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya