Comscore Tracker

Cerita Perjuangan Relawan dari Papua Gagal Temui Jokowi Usai Dilantik

Emmy dan teman-temannya menumpang kapal lima hari

Jakarta, IDN Times - Rombongan relawan dari Papua harus mengubur mimpinya bertemu Presiden Joko "Jokowi" Widodo, dalam acara bertema Syukuran Inagurasi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu malam (20/10).

Jokowi yang semula dijadwalkan akan menemui relawan dalam kegiatan tersebut pasca-pelantikan presiden dan wakil presiden, tak bisa hadir lantaran harus menemui sejumlah tamu negara hingga pukul 21.00 WIB, dan dilanjutkan pertemuan dengan sejumlah ketua umum partai politik.

Baca Juga: Relawan Ingatkan Jokowi Hati-hati Pilih Menteri

1. Membutuhkan perjalanan berhari-hari melalui jalur laut untuk menemui Jokowi

Cerita Perjuangan Relawan dari Papua Gagal Temui Jokowi Usai DilantikIDN Times/Ilyas Listianto Muijb

Kekecewaan terpancar dari raut wajah relawan asal Papua itu. Maklum, butuh perjuangan lebih bagi mereka datang ke Jakarta untuk sekadar memberikan ucapan selamat kepada Jokowi. Mereka butuh waktu berhari-hari melalui perjalanan laut dari Papua hingga ke Jakarta.

"Kami menghabiskan waktu lima hari untuk sampai ke Jakarta menggunakan kapal dari Manokwari. Kecewa pasti, tapi tetap harapan kami agar Bapak Jokowi bisa menerima kami di hari bahagia yang sudah sengaja datang dari jauh," kata koordinator relawan, Emmy Rumaseb, kepada IDN Times, Minggu (20/10) malam.

Namun, bagi Emmy dan teman-temannya, perjalanan panjang di kapal tak jadi masalah. Untuk mengusir kejenuhan selama di perjalanan, Emmy dan teman-temannya menari dan bernyanyi lagu khas Papua, khususnya Papua Barat.

2. Sebanyak 30 relawan Jokowi datang dari Papua

Cerita Perjuangan Relawan dari Papua Gagal Temui Jokowi Usai DilantikIDN Times/Ilyas Listianto Muijb

Ada sekitar 30 relawan Jokowi yang berasal dari Papua, termasuk Emmy yang datang secara sukarela ke Ibu Kota. Berbekal uang pribadi, mereka ingin merasakan euforia pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin secara langsung, walau pada akhirnya harus gigit jari.

3. Sempat frustasi karena harus berkejaran dengan waktu

Cerita Perjuangan Relawan dari Papua Gagal Temui Jokowi Usai DilantikIDN Times/Ilyas Listianto Muijb

Emmy juga sempat frustasi lantaran harus berkejaran dengan waktu, agar segera sampai di Jakarta sebelum pelantikan presiden dimulai. Beruntung, ia bersama rombongan tiba di Ibu Kota pada Minggu, sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat itu, Emmy dibantu Irene Manibuy--mantan wakil Gubernur Papua Barat yang menggantikan Rahimin Katjong, yang meninggal dunia pada 22 Januari 2015, untuk sampai ke Jakarta. 

Walau tak bisa melihat secara langsung pelantikan Jokowi, Emmy cukup senang bisa langsung guyub dengan relawan lain yang hadir dalam acara inagurasi di Monas. Apalagi, mereka bisa bertemu dan berbagi cerita, baik suka atau duka dengan relawan dari daerah lain, yang sama-sama datang ke acara tersebut.

4. Relawan yakin masih bisa bertemu Jokowi

Cerita Perjuangan Relawan dari Papua Gagal Temui Jokowi Usai DilantikANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Kendati, Emmy yakin dirinya dan teman-teman relawan lain bisa menemui Jokowi dalam beberapa hari ke depan. Karena itu, ia memilih tinggal beberapa hari di Jakarta, dan belum menentukan kapan mereka pulang ke Papua, sambil mencoba kembali merajut mimpi agar bisa berdialog dengan Presiden.

Maklum, banyak hal yang ingin Emmy ceritakan kepada Jokowi, termasuk keluh-kesah dirinya bersama teman-temannya agar Papua lebih bisa diperhatikan. Terutama masalah pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat, sehingga ke depan Jokowi bisa jadi tumpuan kemajuan Papua.

Pelantikan presiden dan wakil presiden dilaksanakan di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Minggu (20/10) pukul 14.30 WIB. Pada Pilpres 2019, pasangan Jokowi-Ma'ruf berhasil memenangkan suara 85.607.362 atau 55,50 persen. Mayoritas warga Papua memilih Jokowi-Ma'ruf. Berdasarkan perolehan suara tersebut, akhirnya Jokowi-Ma'ruf terpilih menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

Baca Juga: Gustika Nilai Pendekatan Birokrasi Pemerintah ke Papua Masih Keliru

Topic:

  • Rochmanudin

Just For You