Comscore Tracker

Ini 2 Resolusi Besar Kementerian Sosial di Tahun 2018

Pengentasan kemiskinan menjadi prioritas

Jakarta, IDN Times - Mengakhiri tahun 2017, Kementerian Sosial meluncurkan resolusi 2018 dengan empat nilai dasar yaitu disiplin, berkinerja, bersinergi dan bermartabat. 

"Kemensos berikhtiar membangun dream team jelang perluasan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Insya Allah Kementerian Sosial semakin siap dan solid," tutur Khofifah di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata.

Baca juga: Gunung Agung Belum Aman, Kemensos Kerahkan 732 Tagana

1. PKH dan BPNT akan diperluas

Ini 2 Resolusi Besar Kementerian Sosial di Tahun 2018 ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Khofifah mengungkapkan, perluasan PKH dan BPNT akan dimulai pada Februari 2018. Perluasan BPNT menjadi 10 juta, terbagi dalam empat tahap yakni Januari-Februari, April-Mei, Juli-Agustus, dan Oktober-November. Masing-masing penambahan sejumlah 2,5 juta KPM di tiap tahapan. 

Khofifah pun mengaku sangat optimistis akan penurunan angka kemiskinan di Indonesia yang ditargetkan berada di kisaran 9,5 - 10 persen di tahun 2018 mendatang.

Ini 2 Resolusi Besar Kementerian Sosial di Tahun 2018 ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Menurutnya, dengan mekanisme non tunai yang digulirkan pemerintah saat ini, program afirmasi pengurangan kemiskinan menjadi lebih tepat sasaran dan tepat waktu.

"Saya kira fakta di depan mata ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak setengah-setengah dalam upaya menurunkan angka kemiskinan dan kesenjangan di seluruh wilayah Indonesia," tuturnya.

Baca juga: Kemensos Gandeng Unair Berdayakan Desa Sejahtera Mandiri

2. Rombak balai pendidikan dan pelatihan

Ini 2 Resolusi Besar Kementerian Sosial di Tahun 2018 dakwatuna.com

Saat ini Kemensos sedang menggodok penyiapan pusat unggulan pengentasan kemiskinan dengan mengkonversi balai besar pendidikan dan pelatihan Kesejahteraan Sosial di Jakarta, menjadi pusat unggulan pengentasan kemiskinan.

Selain itu, Kemensos juga sedang melakukan finalisasi konversi fungsi Balai Besar penelitian kesejahteraan sosial di Yogyakarta menjadi pusat penelitian, pengembangan dan pelayanan anak terpadu.

Sementara pusat penelitian kesejahteraan sosial akan diintegrasikan dengan sekolah tinggi kesejahteraan sosial yang berada di Bandung. 

"Perubahan fungsi Balai Besar ini seiring dengan maksimalisasi kinerja dan tugas - fungsi Kemensos yang makin besar dan luas tanggung jawan terhadap target penurunan kemiskinan di Indonesia," kata Khofifah.

Baca juga: Ini Terobosan Verifikasi dan Validasi Data Kemensos

Topic:

Berita Terkini Lainnya