Comscore Tracker

Jalan Raya Gubeng Ambles, Berikut Penjelasan PT NKE 

PT NKE melanjutkan pekerjaan kontraktor sebelumnya

Jakarta, IDN Times - PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) Tbk. (kode emiten: DGIK) memberikan klarifikasi terkait amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Selasa kemarin (18/12). PT NKE merupakan perusahaan kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek Gubeng Mixed Use di Surabaya.

"NKE mendapatkan kontrak pekerjaan proyek Gubeng Mixed Use (phase 1) pada bulan Desember 2017 dengan nilai kontrak sebesar Rp165 miliar (sudah termasuk PPN) dari pemberi kerja PT Saputra Karya," kata Direktur Utama PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk, Djoko Eko Suprastowo dalam keterangan tertulis, Kamis (20/12).

1. PT NKE melanjutkan pekerjaan kontraktor sebelumnya

Jalan Raya Gubeng Ambles, Berikut Penjelasan PT NKE IDN Times/Ardiansyah Fajar

Djoko menjelaskan, scope pekerjaan pada phase 1 adalah pekerjaan struktur bangunan berupa galian basement, pekerjaan ground anchor dan pekerjaan struktur basement yang terdiri dari 4 lantai basement, 1 lantai ground floor, 9 lantai podium dan 14 lantai tower dengan luasan total 66.960 meter persegi.

"Pekerjaan bor pile dan solder pile yang dikerjakan NKE pada proyek tersebut hanya melanjutkan pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh kontraktor sebelumnya," jelasnya.

Baca Juga: Jalan Gubeng Ambles Akibat Proyek? Begini Penjelasan RS Siloam

2. NKE mengerjakan proyek sesuai arahan

Jalan Raya Gubeng Ambles, Berikut Penjelasan PT NKE IDN Times/Ardiansyah Fajar

Djoko melanjutkan, pekerjaan yang telah dilakukan NKE berupa penguatan solder gile dan bor pile, penggalian dan pelaksanaan dewatering, dan pemasangan uround anchor sampai dengan layer ke-2.

"Seluruh pekerjaan yang telah dikerjakan di atas telah sesuai dengan arahan dan permintaan dari konsultan perencana PT Ketira Engineering Consultants dan diawasi Iangsung oleh pemberi kerja PT Saputra Karya," kata Djoko.

3. Proyek ground anchor beberapa kali mengalami perlambatan

Jalan Raya Gubeng Ambles, Berikut Penjelasan PT NKE IDN Times/Ardiansyah Fajar

Sementara, pekerjaan ground anchor dikerjakan oleh subkontraktor, yaitu PT Freyssinet Indonesia. Dalam pelaksanaannya, proyek tersebut sempat mengalami beberapa kali perlambatan (slow down) dan pada akhirnya dihentikan oleh pemberi kerja sejak tanggal 5 november 2018.

"Dikarenakan terjadi penghentian proyek, progress pekerjaan NKE pada proyek Gubeng Mixed Use per tanggal 10 Desember 2018 adalah 11,79 persen dari keseluruhan total pekerjaan yang dikerjakan NKE," ujarnya.

Baca Juga: Ahli Geologi ITS Beberkan Penyebab Amblesnya Jalan Raya Gubeng

4. Proses penyelidikan masih berlangsung

Jalan Raya Gubeng Ambles, Berikut Penjelasan PT NKE IDN Times/Ardiansyah Fajar

Menurut Djoko, detail teknis penyebab terjadinya jalan ambles masih dalam proses penelitian. Selain itu, saat ini tengah dilakukan penyelidikan oleh Badan Pusat Litbang PUPR Jakarta. Sembari menunggu hasil penyelidikan tersebut, NKE akan melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk perbaikan.

"Hal itu sesuai dengan aturan yang ada dan memenuhi lingkup pekerjaan NKE setelah mendapatkan izin dari kepolisian sehubungan dengan penyelidikan dan izin dari Pemerintah Kota Surabaya," kata dia.

Seperti diketahui, sekitar pukul 21.41 WIB solder pile pada sisi Jalan Gubeng mengalami collapse sehingga mengakibatkan sebagian jalan raya gubeng mengalami longsor atau ambles.

5. Daftar oganisasi proyek

Jalan Raya Gubeng Ambles, Berikut Penjelasan PT NKE IDN Times/Ardiansyah Fajar

Pemberi kerja : PT Saputra Karya Kontraktor struktur: PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk.

Kontraktor pondasi (solder pile dan tiang pancang) : PT Indonesia Pondasi Raya Tbk. (Indopora)

Konsultan struktur : PT Ketira Engineering Consultants Konsultan pengawas : PT Saputra Karya Konsultan arsitek: Blue Antz

Konsultan rumah sakit: PT Global Rancang Selaras

Konsultan QS: PT Aecom Indonesia.

Baca Juga: Sedang Sakit, Risma Pimpin Pertemuan Tertutup Jalan Ambles di Gubeng

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya