Comscore Tracker

Indonesia Indicator: 92 Akun Twitter Cuitkan Kebencian ke Wiranto

Mereka ingin Wiranto celaka

Jakarta, IDN Times - Peristiwa penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Pandeglang, Banten, pada Kamis (10/10) menjadi sorotan warganet di media sosial Twitter.

"Secara garis besar, percakapan lebih menyorot pada peristiwa yang mengejutkan tersebut. Meski pun, ada pula yang sempat nyinyir," kata Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang, lewat siaran persnya, Sabtu (12/10).

Ia juga mencatat, ada 0,25 persen twit, yakni sekitar 92 akun yang bersikap menunjukkan kebencian pada Wiranto.

"Akun-akun ini juga menumpahkan kekecewaannya karena Wiranto selamat. Meski demikian, posisi percakapan terlihat tersebar, menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya kelompok khusus yang ingin agar Wiranto celaka," kata Rustika.

1. Akun perempuan yang paling banyak melakukan percakapan pasca-kejadian

Indonesia Indicator: 92 Akun Twitter Cuitkan Kebencian ke WirantoANTARA FOTO/Dokumen Polres Pandeglang

Sebanyak 65 persen warganet yang merespons adalah kaum laki-laki dan 35 persen warganet perempuan.
Hal yang cukup menarik, kata Rustika, dominasi emosi yang dimunculkan oleh warganet perempuan adalah "surprise".

Warganet perempuan banyak melakukan percakapan tepat pasca-kejadian yang cukup mengagetkan itu.

"Kemudian disusul dengan emosi yang mengharapkan agar masyarakat dan aparat lebih waspada agar peristiwa tersebut tidak terulang, juga ada beberapa yang mengkhawatirkan isu keamanan," ujar Rustika.

Dari sisi usia, warganet yang merespons adalah warganet berusia 18-25 tahun sebesar 42,3 persen dan mereka yang berusia 26-35 tahun sebesar 37,2 persen.

Baca Juga: Arteria Dahlan Tuding Emil Salim Sesat, Warganet Geram

2. Percakapan terkait Wiranto terpolarisasi ke dalam empat kelompok

Indonesia Indicator: 92 Akun Twitter Cuitkan Kebencian ke WirantoANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Ada lima percakapan terbesar terkait dengan peristiwa penyerangan terhadap Wiranto di Twitter. Pertama, soal keterkaitan dengan isu teroris sebanyak 5.243 percakapan.

Kedua, harapan warganet untuk Wiranto sebanyak 2.700 percakapan. Ketiga, Pisau Kunai sebanyak 1.819 percakapan. Keempat, harapan ditindaklanjuti 1.336 percakapan. Kelima, kaitan dengan politik (Pilpres/KPK/Papua) 1.045 percakapan.

Berdasarkan analisis jejaring (SNA), kata Rustika, pembicaraan terkait isu Wiranto secara umum hanya terpolarisasi dalam 4 kelompok. Keempat kelompok itu antara lain warganet netral sebanyak 7,2 persen. Terdiri dari 1.002 Akun dan 1.032 twit yang menggaungkan tagar #wiranto dengan berita penusukan Wiranto.

Kelompok kedua adalah kelompok percakapan yang bereaksi terhadap pemberitaan media sebanyak 58,4 persen. Kelompok ini berisi 14.336 percakapan yang dimunculkan dari 7.882 akun. Sebanyak 97 persen aktivitas akun-akun pada kelompok ini adalah twit berita penusukan Wiranto yang dimuat oleh akun portal berita mainstream.

"Sebanyak 3 persen lainnya adalah respons warganet yang mengecam tindakan penusukan tersebut. Namun ada juga yang mempertanyakan mengapa oknum tersebut begitu berani dan hanya menggunakan senjata kecil," ujarnya.

Kelompok ketiga adalah kelompok yang kontra pemerintah. Posisinya sebanyak 18,81 persen. Terdiri dari 2.626 akun yang membuat sebesar 3.392 percakapan.

3. Berbagai rangkuman respons warganet

Indonesia Indicator: 92 Akun Twitter Cuitkan Kebencian ke WirantoIDN Times/Istimewa

Akun-akun kelompok ini membawa beberapa isu pembicaraan yang relatif menjadi ramai dibicarakan. Di antaranya, munculnya kecurigaan bahwa kejadian penyerangan merupakan sandiwara, menduga bahwa pelaku yang akan disalahkan adalah kelompok Muslim, ISIS, atau FPI, serta menduga bahwa pelaku merupakan korban penggusuran jalan tol.

"Warganet di kelompok ini kebingungan terhadap kebenaran siapa yang menjadi korban, antara Wiranto atau Kapolsek," kata Rustika.

Sementara itu, kelompok keempat adalah pro-pemerintah sebanyak 15,58 persen. Terdiri dari 2.171 akun dan 2.913 twit.

"Pembicaraan pada kelompok akun ini menunjukkan simpati terhadap Wiranto dan sangkalan terhadap beberapa twit yang mengatakan bahwa kejadian tersebut hanya rekayasa," kata Rustika.

Baca Juga: Kena Luka Sayat 40 Sentimeter, Kondisi Wiranto Berangsur Membaik

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Just For You