Comscore Tracker

Pesan PKS untuk Sandiaga: Jangan Lupakan Perjuangan Rakyat

PKS singgung perjuangan timses kubu Prabowo-Sandiaga

Jakarta, IDN Times - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menitipkan pesan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno agar tidak melupakan perjuangan rakyat yang telah mendukungnya di Pilpres 2019.

“Jangan lupakan perjuangan rakyat atau umat. Mereka juga banyak bergerak di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif serta bidang lainnya," kata Syaikhu lewat keterangan tertulisnya, Rabu (23/12/2020).

1. PKS mendoakan Prabowo-Sandiaga beserta Kabinet Indonesia Maju

Pesan PKS untuk Sandiaga: Jangan Lupakan Perjuangan RakyatANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Meski PKS salah satu partai yang mendukung pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga saat itu, namun menurut Syaikhu, partainya tetap mendoakan keduanya beserta Kabinet Indonesia Maju.

“Selamat bekerja. Doa terbaik agar Para Menteri baru bisa bekerja optimal memenuhi harapan rakyat yang rindu akan keadilan, kejujuran, dan kesejahteraan," ujar Syaikhu.

Baca Juga: Sempat Ingin Jadi Oposisi, Ini Alasan Sandiaga Mau Jadi Menteri Jokowi

2. PKS tetap konsisten menjadi oposisi

Pesan PKS untuk Sandiaga: Jangan Lupakan Perjuangan RakyatIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Namun begitu, Syaikhu menegaskan bahwa PKS akan tetap konsisten menjadi oposisi. Bersikap kritis konstruktif kepada pemerintah.

"Insya Allah PKS konsisten menjadi partai oposisi yang kritis dan konstruktif, mendukung semua program Pemerintah yang pro rakyat, dan kritis terhadap kebijakan yg tidak berpihak kepada kepentingan rakyat," ujar Syaikhu.

3. Tidak mudah pekerjaan menteri saat pandemik COVID-19

Pesan PKS untuk Sandiaga: Jangan Lupakan Perjuangan RakyatIlustrasi tes usap atau PCR swab test. IDN Times/Arief Rahman

Menurut Syaikhu, tidak mudah menjadi menteri di tengah kondisi wabah yang terus berlangsung dan tak pasti kapan akan berakhir. Juga saat kondisi perekonomian kian mengkhawatirkan akibat pandemik.

"Sungguh tidak mudah menjadi menteri di saat seperti ini. Pandemik masih berlangsung dan kondisi ekonomi memprihatinkan," kata Syaikhu.

Selain itu, semakin sulit saat terjadi disharmonisasi antara pusat dan daerah terkait kebijakan penanganan COVID-19.

"Diakui atau tidak, selama ini terjadi disharmonisasi. Orkestrasi kepemimpinan nasional dan daerah belum terdengar indah simfoninya," ujarnya.

4. Jokowi telah melantik 6 menteri dan 5 wamen

Pesan PKS untuk Sandiaga: Jangan Lupakan Perjuangan RakyatPelantikan Menteri dan Wamen Kabinet Indonesia Maju, Kepala BNN dan Kepala BRGM di Istana Negara pada Rabu (23/12/2020) (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Presiden Joko “Jokowi” Widodo melantik enam menteri dan lima wakil menteri baru di Kabinet Indonesia Maju. Pelantikan tersebut digelar pada pukul 09.30 WIB, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2020).

Pelantikan enam menteri hari ini berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor Nomor 133/P/2020 tentang Pengisian dan Penggantian Beberapa Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024.

Sementara, pelantikan lima wakil menteri berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor Nomor 76/M/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024.

Telah dilantik Jokowi, berikut daftar enam menteri baru yang mengisi kursi di kabinet:

1. Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial
2. Sandiaga Uno sebagai Menparekraf
3. Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan
4. Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama
5. Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan
6. Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan

Adapun kelima nama wakil menteri yang dilantik Jokowi hari ini yaitu:

1. Letjen TNI Muhammad Herindra sebagai Wakil Menteri Pertahanan
2. Edward Komar Syarif Hiariez sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM
3. Dante Saksono Harbuwono sebagai Wakil Menteri Kesehatan
4. Harvick Hasnul Qolbi sebagai Wakil Menteri Pertanian
5. Pahala Nugraha Mansyuri sebagai Wakil Menteri BUMN

Baca Juga: Sandiaga Uno Masuk Kabinet, Nasdem: Semoga Kadrun-Cebong Rukun Kembali

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya