Comscore Tracker

Polda Metro Bongkar Peredaran 1,3 Ton Ganja Jaringan Aceh-Jakarta

Polisi menangkap 12 orang tersangka peredaran ganja 

Jakarta, IDN Times - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar peredaran 1,370 ton ganja dari jaringan Aceh-Jakarta. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan ganja diselundupkan dari Aceh ke Jakarta melalui Medan.

“Total ada 1,3 ton lebih ganja dibawa dari Aceh, dan didistribusikan ke Jakarta lewat Medan,” ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/10/2021).

1. Bermula dari penangkapan lima tersangka di Tangerang dan Tambora

Polda Metro Bongkar Peredaran 1,3 Ton Ganja Jaringan Aceh-JakartaPemusnahan barang bukti narkoba hasil ungkap kasus Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya (Youtube.com/Humas Polda Metro Jaya)

Dari kasus peredaran 1,370 ton ganja tersebut, polisi menangkap 12 tersangka. Yusri mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan dua pelaku di wilayah Tangerang, Banten, berinisial AF alias N dan RH pada 10 September 2021.

Polisi awalnya menyita 58,47 gram ganja dalam 58 paket dari kedua tersangka. Berdasarkan hasil pengembangan, polisi kembali menangkap tiga tersangka di Tambora, Jakarta Barat, pada 24 September 2021.

“Dari ketiga orang di wilayah Tambora, kami amankan lebih dari 112 kg ganja,” ujar Yusri.

Baca Juga: Polda Metro Gerebek Kantor Pinjol di Tangerang, 32 Orang Ditangkap

2. Polisi menangkap penjual ganja di Aceh

Polda Metro Bongkar Peredaran 1,3 Ton Ganja Jaringan Aceh-JakartaIlustrasi tersangka (IDN Times/Mardya Shakti)

Tak berhenti di situ, penyidik terus melakukan pengembangan hingga akhirnya mendapati asal usul ganja dari Aceh. Tim langsung bergerak ke Aceh dan menangkap empat orang tersangka.

“AK penjual, B perantara jual beli, IU sopir mobil Elf 300, dan MH kernet mobil yang bawa ganja. Di sana kami temukan hampir 600 kg ganja di daerah Kutacane, Aceh Tenggara,” kata Yusri.

Polisi terus mengembangkan kasus dan kembali berhasil menangkap tiga tersangka lainnya di Subulussalam, Aceh, pada 11 Oktober 2021. Mereka adalah R, E dan H yang membawa ganja dari Aceh ke Jakarta melalui Medan.

“Ada dua kendaraan kami amankan, barang bukti ada hampir 600 kg ganja atau 599 kg ganja. Total ada 1,3 ton lebih ganja dibawa dari Aceh dan didistribusikan ke Jakarta lewat Medan,” ujar Yusri.

3. Pengedar ganja kantongi keuntungan Rp7 miliar

Polda Metro Bongkar Peredaran 1,3 Ton Ganja Jaringan Aceh-JakartaIlustrasi daun ganja, pengedar ganja (IDN Times/Arief Rahmat)

Polisi masih memburu enam orang yang masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Adapun, ganja yang dijual dari Aceh ke Jakarta dibandrol dengan harga Rp5 juta per paket.

Dari 1,370 ton ganja, para pengedar diperkirakan mengantongi keuntungan Rp7 miliar.

“Keuntungan rata-rata beda-beda, ada yg yang Rp100 ribu per kilo (kg), ada yang dapat Rp1,5 juta per kilo, tergantung peran masing-masing dari 12 pelaku. Kalau hitung ada 1,5 juta generasi muda kami amankan dari barang haram ini,” ujar Yusri.

Baca Juga: Kampus USU Digerebek BNN, DM Mengaku Jual Ganja untuk Uang Kuliah

Topic:

  • Jihad Akbar

Berita Terkini Lainnya