Comscore Tracker

Polda Metro dan TNI Siapkan Patroli Gabungan Penanganan COVID-19

Polda Metro galakkan operasi yustisi untuk menegakkan 5M

Jakarta, IDN Times - Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta akan menggelar patroli gabungan untuk penanganan COVID-19. Persiapan tersebut diawali dengan apel di Silang Monumen Nasional (Monas).

"Nanti sore kami akan apel di Monas, kita akan sama-sama nanti apel di sana, kita lakukan patroli masif termasuk di dalamnya adalah Operasi Yustisi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (18/6/2021).

1. Operasi yustisi untuk menegakkan 5M

Polda Metro dan TNI Siapkan Patroli Gabungan Penanganan COVID-19Ilustrasi Swab Test (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Yusri menjelaskan, Polda Metro nantinya akan dibantu oleh Kodam Jaya dan dinas terkait dalam memperketat mobilitas masyarakat lewat operasi yustisi.

Patroli protokol kesehatan tersebut antara lain menegakkan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas.

"Karena kunci utamanya adalah disiplin protokol kesehatan 5M. Kalau ada kerumunan kita bubarkan, pengetatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro dengan aturan-aturan itu yang kita tegakkan untuk mendisiplinkan masyarakat," ujar dia.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Meledak! 82 RW di Jakarta Masih Berstatus Zona Merah

2. Sebanyak 4.737 warga DKI Jakarta terinfeksi COVID-19 hari ini

Polda Metro dan TNI Siapkan Patroli Gabungan Penanganan COVID-19Seorang tenaga kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri lengkap membawa sample tes usap (swab test) COVID-19 milik warga (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan 12.990 orang terinfeksi virus corona pada Jumat (18/6/2021). Angka itu menjadi rekor baru setelah sebelumnya pada Kamis (17/6/2021) mencapai 12.624 kasus.

Total orang yang terpapar COVID-19 di tanah air sejak pandemik mencapai 1.963.266 kasus. DKI Jakarta menjadi wilayah yang paling banyak menyumbang kasus harian COVID-19 hari ini, yakni 4.737 orang. Disusul Jawa Barat dengan 2.791 kasus, Jawa Tengah dengan 1.331 kasus, Jawa Timur dengan 731 kasus, dan Yogyakarta dengan 592 kasus.

3. Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan tarik rem darurat

Polda Metro dan TNI Siapkan Patroli Gabungan Penanganan COVID-19Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

Melihat ledakan kasus COVID-19 di ibu kota, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan pihaknya masih membahas kemungkinan penarikan rem darurat untuk atasi lonjakan kasus yang terjadi.

"Kita akan upayakan dalam waktu dekat nanti, Pak Gubernur bersama jajaran Forkopimda, akan melihat dalam satu dua hari ke depan apakah kita terus melaksanakan PPKM sampai 14 hari ke depan, atau ada kebijakan lain di tengah 14 hari, kita masih lihat," kata Riza di Balai Kota DKI, Kamis (17/6/2021).

Riza mengatakan, walau kasus COVID-19 di DKI Jakarta saat ini terbilang tinggi, semua itu masih terkendali. Ini karena tes COVID-19 di DKI Jakarta, terutama melalui metode PCR, banyak dilakukan.

"Ya tentu dengan kasus yang luar biasa hari ini kita mengambil langkah-langkah ekstra. Hampir setiap hari kami koordinasikan, Pak Gubernur bahkan langsung pimpin rapat terkait vaksin," ujarnya.

Baca Juga: [BREAKING] Naik Lagi, Kasus COVID-19 Bertambah Nyaris 13 Ribu Sehari!

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya