Comscore Tracker

Temui Kapolri, Mahfud: Jangan Sampai Barang Sitaan Tiba-tiba Terjual

Buntut kasus narkoba Kapolsek Astana Anyar?

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menko Polhukam) Mahfud MD menggelar pertemuan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di kantor Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Jakarta Selatan, Selasa (9/3/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Mahfud meminta Kapolri bisa menjamin keamanan barang sitaan, terutama narkoba. “Barang sitaan harus aman jangan sampai barang sitaan tiba-tiba terjual dan sebagainya,” kata Mahfud setelah pertemuan.

1. Kapolri siap menerima masukan dari Menko Polhukam dan Kompolnas

Temui Kapolri, Mahfud: Jangan Sampai Barang Sitaan Tiba-tiba TerjualKapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Ketum PBNU Said Aqil Siradj (Dok. Humas Polri)

Menanggapi hal tersebut, Kapolri Sigit mengaku akan menerima semua masukan Menko Polhukam dan Kompolnas demi memperkuat sistem keamanan di kepolisian Republik Indonesia.

“Intinya kita membangun Polri masa depan yang lebih humanis, konstruktif sebagai terjemahan dari presisi,” kata Kapolri Sigit.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap 2 Dasar Penilaian KLB Demokrat Sumut

2. Propam Polri gelar tes urine untuk personel setelah kasus narkoba Kapolsek Astana Anyar terungkap

Temui Kapolri, Mahfud: Jangan Sampai Barang Sitaan Tiba-tiba TerjualEks Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dipecat dari jabatannya (Facebook/Divisi Humas Mabes Polri)

Sebelumnya Propam Polri telah menggelar tes urine kepada personel Polres di seluruh Indonesia. Hal tersebut dilakukan buntut kasus narkoba yang menjerat Kapolsek Astana Anyar dan sebelas anggota lainnya.

“Kita akan melakukan cek urine terhadap anggota yang berdinas di lokasi-lokasi yang banyak tempat hiburan dan juga menjadi perdagangan narkoba untuk upaya pencegahan,” kata Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo saat dihubungi, Jumat (19/2/2021).

Ferdy menjelaskan, nantinya operasi cek urine ini akan digelar rutin secara berkala. Terutama kepada anggota yang berdinas di pusat-pusat kota dan tempat hiburan.

3. Kapolsek Astana Anyar dan sebelas anggota lainnya ditangkap karena narkoba

Temui Kapolri, Mahfud: Jangan Sampai Barang Sitaan Tiba-tiba TerjualKapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dipecat dari jabatannya (Facebook/Divisi Humas Mabes Polri)

Kepala Humas Polda Jabar Kombes Erdi Chaniago sebelumnya membenarkan penangkapan Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dan sebelas anggota lainnya. Dia menuturkan, kejadian ini bermula dari pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada Propam Mabes Polri.

Dari sana pihak Mabes Polri menyampaikan ke Prompam Polda Jabar, yang seketika langsung bergerak menuju Polsek Astana Anyar untuk mencari beberapa orang yang sudah dicurigai.

"Kemudian dari situ Prompam Polda Jabar mengamankan beberapa orang dan dilakukan cek urine. Sampai saat ini masih dilakukan pendalaman dalam pemeriksaan oleh Propam Polda Jabar," kata Erdi, Rabu (17/2/2021).

Propam selanjutnya mengamankan beberapa orang, kemudian dilakukan cek urine dan serangkaian tes lainnya. Hingga saat ini, masih dilakukan pendalaman dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Propam Polda Jabar.

Baca Juga: Wujudkan Bebas Narkoba, BNN Kota Tangerang Bentuk Relawan Anti Narkoba

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya