Comscore Tracker

KPU Optimistis Rekapitulasi Suara Nasional akan Sesuai Jadwal

Permasalahan rekapitulasi banyak terjadi di kecamatan

Jakarta, IDN Times - Penghitungan suara Pemilu 2019 masih terus bergulir hingga hari ini (30/04). Komisi Pemilihan Umum (KPU) optimistis proses rekapitulasi suara nasional akan rampung sesuai target pada 22 Mei 2019.

1. KPU optimistis akan rampung sesuai jadwal

KPU Optimistis Rekapitulasi Suara Nasional akan Sesuai JadwalIDN Times/Prayugo Utomo

KPU memang menjadwalkan bahwa rekapitulasi akhir rampung pada 22 Mei 2019. Namun, hal tersebut juga tidak luput dari hambatan-hambatan seperti adanya perbedaan angka pada C1 dan hal tersebut banyak terjadi di tingkat kecamatan.

Dilansir dari Antara, Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan bahwa ia masih optimis proses rekapitulasi penetapan hasil pemilu akan berjalan sesuai jadwal. Sedangkan untuk permasalahan C1, menurutnya pihak KPU akan terus melakukan koreksi, dicocokkan kembali hingga verifikasi.

Baca Juga: Proses Rekapitulasi Suara di Makassar Berjalan Alot

2. KPU mengatakan segala permasalahan itu diselesaikan secara terbuka

KPU Optimistis Rekapitulasi Suara Nasional akan Sesuai JadwalIDN Times/Vanny El Rahman

Permasalahan rekapitulasi di tingkat kecamatan masih terus menjadi polemik di masyarakat. Hal tersebut karena terjadi banyak selisih angka yang terdapat pada C1. Pramono pun menanggapinya bahwa permasalahan tersebut diselesaikan secara terbuka di mana saksi, penyelenggara, dan pengawas sama-sama memperlihatkan data yang mereka miliki.

"KPU juga tentu memperlihatkan datanya. Kalau ada selisih angka, akan di cek ulang Ke C1 plano. Bahkan, kalau belum ketemu angkanya, kotak suara akan dibuka dan dihitung kembali surat suaranya. Proses ini memang memakan waktu lama," ujarnya.

3. Permasalahan muncul di tingkat kecamatan karena itu pintu koreksi yang pertama

KPU Optimistis Rekapitulasi Suara Nasional akan Sesuai JadwalIDN Times/Prayugo Utomo

Pramono mengatakan ia memaklumi terjadinya permasalahan yang berada di tingkat kecamatan karena memang pintu koreksi pertama berada pada tingkat tersebut.

Ia menjelaskan bahwa jika rekapitulasi di kecamatan sudah matang atau permasalahan sudah dapat diselesaikan, maka rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional bisa lebih cepat.

Baca Juga: Rekapitulasi Pemilu, Forum Rektor Serukan Netralitas Penyelenggara

Topic:

  • Jihaan Risviani
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya