Comscore Tracker

Ancam Santet Moeldoko, Bupati Lebak: Hanya Spontanitas karena Emosi

Iti Octavia adalah ketua DPD Demokrat Banten

Serang, IDN Times - Ketua DPD Partai Demokrat Banten Iti Octavia Jayabaya sempat mengancam akan menyantet Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko. Ini merupakan buntut Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatra Utara, yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum Demokrat, menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Hal itu disampaikan Iti saat orasi dalam Commander's Call, yang merupakan agenda rapat dan pertemuan antara Ketum AHY dan perwakilan DPD seluruh Indonesia di Kantor DPP Partai Demokrat, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 7 Maret 2021.

Namun, menurut Bupati Lebak itu, ancaman tersebut hanya spontanitas karena kekesalan dia pada KLB Deli Serdang. Ucapan itu tidak sungguh-sungguh akan dilakukan.

Baca Juga: Solid Dukung AHY, Demokrat Surabaya: KLB Deli Serdang Tidak Sah!

1. Ancaman hanya spontanitas karena kekesalan pada Moeldoko

Ancam Santet Moeldoko, Bupati Lebak: Hanya Spontanitas karena EmosiIDN Times/Khaerul Anwar

Iti mengatakan ucapan "santet Banten akan dikirim ke KSP Moeldoko" merupakan puncak kekesalan DPD Demokrat Banten. Itu hanya bentuk ancaman, namun tidak ada niatan serius melakukan tindakan itu.

"Kita merasa kesal dan emosi, karena adanya kudeta KLB Demokrat yang dilakukan oleh Moeldoko," kata Iti saat dikonfirmasi, Senin (8/3/2021).

2. Santet tidak dibenarkan agama

Ancam Santet Moeldoko, Bupati Lebak: Hanya Spontanitas karena Emosi(Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya) Instagram.cpm/@viajayabaya

Menurut Iti, jika benar ia akan mengirimkan santet pada Moeldoko, maka percuma ibadah yang dijalankan dia selama ini. Karena santet perbuatan yang tidak baik menurut agama Islam.

Ungkapan itu, menurut Iti, sebagai bukti Partai Demokrat di Banten tetap setia kepada AHY sebagai ketua umum yang sah berdasarkan Kongres ke-V Demokrat, dan sudah ditetapkan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada 2020.

"Mana mungkin saya nyantet, sia-sia atuh salat dan puasa saya. Rugi mengorbankan itu semua untuk seorang perampok partai. Kita siap pasang badan untuk ketum dan Demokrat," katanya.

3. Melakukan aksi cap jempol darah tanda kesetiaan

Ancam Santet Moeldoko, Bupati Lebak: Hanya Spontanitas karena EmosiDok. Demokrat Banten

Bupati Lebak itu mengatakan, seluruh kader Demokrat di Banten akan melakukan cap darah di masing-masing wilayah, sebagai tanda kesetiaan seluruh kader kepada putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

"Kita melakukan aksi cap darah, sebagai tanda kita akan memperjuangkan AHY sebagai ketum kami," kata Iti.

Baca Juga: Kemenkumham Cek 5 Kontainer Legalitas Partai Demokrat yang Dikirim AHY

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya