Comscore Tracker

CPNS 2019 Buka Formasi Khusus untuk Disabilitas, Diaspora dan Cumlaude

Pendaftaran CPNS 2019 hanya bisa pakai komputer atau laptop 

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Indonesia membuka lowongan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 sebesar 152.286 formasi. Jumlah itu terdiri dari formasi umum dan khusus.

Untuk pendaftaran CPNS 2019, pemerintah membuka formasi khusus untuk lulusan dengan predikat cumlaude, diaspora, disabilitas, putra putri Papua dan Papua Barat, dan tenaga pengamanan siber. Formasi khusus untuk predikat cumlaude, diaspora, dan disabilitas berlaku untuk pemerintah pusat dan daerah. Sementara formasi khusus untuk putra putri Papua dan Papua Barat, serta tenaga pengamanan siber hanya berlaku untuk pusat.

Dilansir dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), penerimaan CPNS 2019 akan dibuka pada Senin, 11 November 2019, secara online.

Baca Juga: CPNS Kemenkumham, Ada 2875 Lowongan sebagai Penjaga Tahanan

1. Syarat usia pelamar CPNS maksimal 40 tahun untuk peneliti, perekayasa, dan dosen

CPNS 2019 Buka Formasi Khusus untuk Disabilitas, Diaspora dan CumlaudeIDN Times/Bagus F

Untuk lowongan CPNS 2019, usia pelamar tidak boleh melebihi 35 tahun. Ini berlaku pada semua formasi kecuali 5 formasi khusus di atas.

Sementara untuk pelamar peneliti, perekayasa, dan dosen dengan jenjang pendidikan minimal Doktoral, boleh melamar dengan usia maksimal 40 tahun. Syarat usia maksimal 40 tahun juga berlaku bagi pelamar untuk dokter spesialis, dokter gigi, dan dokter pendidik klinis.

2. Guru paling banyak dibutuhkan

CPNS 2019 Buka Formasi Khusus untuk Disabilitas, Diaspora dan CumlaudeInstagram.com/badminton.ina

Dikutip dari menpan.go.id,  Sabtu (2/11), penerimaan CPNS paling banyak tahun ini adalah di bidang pendidikan dengan jumlah 65.397 formasi, dari jumlah itu untuk guru sebesar 63.324 formasi. Selanjutnya bidang kesehatan sebanyak 34.038 formasi, dan untuk jabatan fungsional sebanyak 31.912 formasi. Sementara untuk pelaksana teknis, dibuka sebanyak 20.903 formasi.

Deputi bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PAN-RB, Setiawan Wangsaatmaja menyampaikan, pengadaan ASN perlu sejalan dan sebanding dengan pembangunan nasional, daerah, dan potensi daerah yang perlu dikembangkan.

"Jadi pengadaan ASN harus sejalan dengan pembangunan nasional, pembangunan daerah, dan potensi daerah. Inilah yang dimaksud dengan keahlian atau jabatan teknis berkeahlian yang spesifik," pungkas Setiawan.

3. Ini tanggal dan tahap-tahap pendaftaran CPNS

CPNS 2019 Buka Formasi Khusus untuk Disabilitas, Diaspora dan CumlaudeIDN Times/Irma Yudistirani

Setiawan menyatakan, pendaftaran CPNS akan dibuka pada 11 November 2019 secara daring melalui sscasn.bkn.go.id. Pelamar hanya dapat memilih satu formasi dalam satu instansi saja. Pelamar hanya bisa mendaftar melalui komputer (PC) atau Laptop agar saat proses submisi stabil.

Tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) rencananya akan dilaksanakan pada awal Februari 2020 mendatang. Kemudian dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada awal Maret 2020. 

Selanjutnya pengumuman dilaksanakan satu bulan setelahnya yakni pada April 2020. Seperti tahun sebelumnya, SKD akan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) guna mencegah kecurangan dalam proses seleksi.

4. Soal ujian CPNS disusun oleh 18 Perguruan Tinggi Negeri

CPNS 2019 Buka Formasi Khusus untuk Disabilitas, Diaspora dan Cumlaude(Ilustrasi CPNS) IDN Times/Imam Rosidin

Setiawan menjelaskan, soal ujian CPNS tahun ini disusun dengan melibatkan konsorsium 18 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. PTN tersebut akan dikoordinasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Setiap tahun kita ada update soal tersebut," ungkap Setiawan.

Tahap rekrutmen dan seleksi CPNS 2019 akan diselenggarakan oleh tim Panselnas 2019 yang terdiri atas Menteri PAN-RB sebagai ketua tim pengarah. BPKP akan mengetuai tim pengawas, dan tim audit teknologi oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Selanjutnya Tim pengamanan teknologi oleh BSSN, dan tim quality assurance oleh Kementerian PAN-RB dan akademisi, konsorsium PTN oleh Kemendikbud, dan tim pelaksana yang diketuai oleh Kepala BKN. 

Baca Juga: Siapkan Berkasmu, Ada 705 Lowongan CPNS di Pemkot Surabaya

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya