Comscore Tracker

Anies Baswedan Jawab Isu Rumah Mewah Hasil Gratifikasi Reklamasi

"Saya tidak perlu membuktikan," kata Anies

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara soal isu penerimaan rumah mewah dari hasil gratifikasi yang menerpanya. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini disebut menerima rumah sebagai hasil proyek pengembangan reklamasi.

"Saya rasa teman-teman media, bisa memanfaatkan ini untuk kesempatan kritis karena kalau ada berita seperti itu Anda kejar, di mana lokasinya, di mana alamatnya, di mana nomornya," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2021).

1. Awak media disebut bisa tunjukkan apa isu ini benar atau tidak

Anies Baswedan Jawab Isu Rumah Mewah Hasil Gratifikasi ReklamasiIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Dia tak menjawab terkait isu rumah mewah tersebut yang dinarasikan miliknya. Dia malah mengatakan bahwa awak media bisa menelusuri isu itu dan membuktikan kesahihannya.

"Jadi ini kesempatan buat teman-teman dan teman-teman bisa menunjukkan ini berita yang sahih atau berita yang tidak sahih karena tanggung jawab penulis berita adalah membuat bukti atas berita yang ditulis," ujarnya.

Baca Juga: Anies Baswedan Diisukan Punya Rumah Mewah dari Gratifikasi Reklamasi 

2. Anies sebut tak perlu buktikan hal ini

Anies Baswedan Jawab Isu Rumah Mewah Hasil Gratifikasi ReklamasiGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Instagram/@Aniesbaswedan)

Dia mengatakan hal itu tak perlu dia buktikan sebagai orang yang diisukan dan dibawa dalam narasi tersebut. Dia malah mengatakan bahwa yang perlu membuktikan hal itu adalah pihak yang menuduh.

"Kalau yang disebutkan, saya tidak perlu membuktikan, yang membuktikan yang menuduh," ujarnya.

3. TGUPP sebut ini serangan pada Anies

Anies Baswedan Jawab Isu Rumah Mewah Hasil Gratifikasi ReklamasiIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Informasi terkait rumah mewah Anies Baswedan beredar di media sosial. Foto sebuah rumah dengan ornamen emas dan pagar hitam viral di media sosial. Rumah itu dinarasikan berada di kawasan Kebayoran Baru.

Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bidang pencegahan korupsi DKI Jakarta Tatak Ujiyati Tatak Ujiyati juga sebelumnya buka suara soal hal ini. Dia mengataan bahwa jika ditelusuri tuduhan itu berasal dari tuduhan lama yang dikemas ulang dan merupakan black campaign untuk menyerang Anies. Dia meminta Anies fokus pada janji politiknya saja.

"Sengaja di-framing seolah-olah terima rumah karena ijin reklamasi Ancol. Sangat jahat. Padahal pengembang properti Australia Crown Group sudah membangun dan menjual propertinya di Ancol itu sejak 2019, jauh sebelum izin perluasan daratan Ancol pd 24 Feb 2020," kata dia dicuitan Twitternya @tatakujiyati, seperti dikutip Senin.

4. Foto rumah itu dicomot dari situs jual beli

Sementara itu, pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi melacak foto rumah tersebut dan ternyata diambil dari situs jual beli rumah yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur dan tak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan seperti yang dinarasikan dan menjelaskan cara mengetahui sumber foto yang tersebar di media sosial.

"Ketemu sumber aslinya: dari https://t.co/xQDFRvkJEz. Semoga bermanfaat," ujarnya.

Baca Juga: Cek Harta Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Siapa Terkaya?

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya