Comscore Tracker

Anies Beri Penghargaan pada Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19 di DKI

Menurut Anies pekerjaan pemulasaraan berisiko

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan penghargaan pada Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19. Secara simbolis Anies memberikan piagam penghargaan pada 52 petugas di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/9/2021). 

“Sore hari ini adalah sore di mana kita mensyukuri nikmat sehat dan kondisi pandemik yang lebih terkendali. Sekaligus, menyampaikan apresiasi kepada 52 pribadi yang bekerja di garda terdepan untuk kemanusiaan mengurus saudara kita yang wafat karena COVID-19,” ujar Anies dalam keterangannya, Rabu.

Baca Juga: Pemulasaraan Jenazah COVID-19 di Jombang, Antrean hingga Belasan Jam

1. Anies apresiasi tim yang menjalankan tugas

Anies Beri Penghargaan pada Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19 di DKIIlustrasi nakes pemakaman jenazah COVID-19 (IDN Times/Aldila Muharma-Fiqih Damarjati)

Anies dalam kesempatan ini menyampaikan terima kasih dan apresiasi Tim Pemulasaraan Jenazah, yang sudah berada di garda terdepan dalam penanganan jenazah dengan protap COVID-19 di Jakarta sejak dibentuk pada 9 April 2020.

"Izinkan dalam kesempatan ini, saya atas nama Pemprov DKI dan masyarakat Jakarta menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu/Bapak semua, Tim Pemulasaraan Jenazah, karena selama masa pandemi ini mewakili kita menjalankan kewajiban untuk memakamkan saudara-saudara kita yang meninggal karena COVID-19,” kata dia.

2. Tim pemulasaraan bekerja dengan risiko terpapar virus corona

Anies Beri Penghargaan pada Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19 di DKIIlustrasi proses pemakaman salah satu jenazah COVID-19. (IDN Times/Aldila Muharma dan Fiqih Damarjati)

Anies mengungkapkan tim ini mengerjakan sesuatu yang berisiko dan kapan pun dapat terpapar virus corona. Apalagi pada saat lonjakan kasus terjadi, di mana tim ini bekerja ekstra, berpacu dengan waktu, dan memulasarkan jenazah COVID-19. 

“Apa yang Ibu/Bapak kerjakan adalah sebuah kewajiban yang berisiko. Tapi, Ibu/Bapak tetap memilih menjalankan tugas itu dan menjadi pribadi yang membuat pengelolaan jenazah di Jakarta akibat COVID-19 berjalan amat baik,” katanya.

3. Ada penurunan pemakaman jenazah COVID-19 harian saat ini

Anies Beri Penghargaan pada Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19 di DKIIlustrasi proses pemakaman dengan protokol COVID-19. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Sejak April 2020 sampai hari ini, Tim Pemulasaraan Jenazah COVID-19 telah memulasarakan 681 jenazah COVID-19. Puncak tertinggi pelaksanaan pemulasaraan terjadi pada Juli 2021, tim ini telah memulasarakan 142 jenazah COVID-19. 

Di samping pemulasaraan, Pemprov DKI Jakarta juga melaksanakan pemakaman jenazah dengan protap COVID-19. Berdasarkan data situs pertamananpemakaman.jakarta.go.id, pemakaman jenazah dengan protap penanganan COVID-19 tertinggi terjadi pada 10 Juli 2021, sebanyak 407 jenazah.

Sementara, untuk total pemakaman dengan protap penanganan COVID-19 pada https://corona.jakarta.go.id/id/data-pemantauan, jumlah jenazah yang ditangani yaitu 31.969 jenazah. Sepekan terakhir, tren pemakaman sudah mulai di bawah 10 jenazah per hari, dengan titik terendah pada 9 September 2021 sejumlah enam jenazah yang ditangani.

Baca Juga: Lowongan Relawan Pemulasaraan COVID-19, Honor Rp1,5 Juta per Jenazah

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya