Comscore Tracker

Anies: UMP 2021 Jakarta Tidak Naik Bagi Sektor yang Terdampak COVID-19

Sektor yang tak terdampak alami kenaikan jadi Rp4,4 juta

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk tidak menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) kepada kegiatan usaha yang terdampak COVID-19 pada 2021. Sedangkan usaha yang tidak terpengaruh bisa menaikkan UMP.

Anies melihat bahwa pandemik COVID-19 turut berdampak pada sektor ekonomi seluruh dunia, termasuk mayoritas usaha di Jakarta. Maka dari itu dia menetapkan kebijakan asimetris untuk UMP DKI Jakarta 2021.

"Bagi kegiatan usaha yang terdampak COVID-19, maka kami menetapkan UMP 2021 tidak mengalami kenaikan atau sama dengan UMP 2020. Sedangkan, kegiatan yang tidak terdampak COVID-19 dapat mengalami kenaikan UMP 2021 yang besarannya mengikuti rumus pada PP No. 78 Tahun 2015," kata dia dalam keterangan yang diterima IDN Times, Minggu (1/11/2020).

1. UMP 2021 sebesar Rp4,4 juta

Anies: UMP 2021 Jakarta Tidak Naik Bagi Sektor yang Terdampak COVID-19Ilustrasi pekerja pabrik. ANTARA FOTO/Siswowidodo

Dengan mempertimbangkan nilai PDB dan inflasi nasional, kenaikan UMP adalah sebesar 3,27 persen, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, maka Pemprov DKI Jakarta menetapkan besaran UMP DKI Jakarta Tahun 2021 sebesar Rp4.416.186,548

Sementara, bagi perusahaan yang terdampak COVID-19, dapat menggunakan besaran nilai yang sama dengan UMP 2020 dengan mengajukan permohonan kepada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Imbas COVID-19, DPRD DKI Jakarta Dukung UMP 2021 Tidak Naik

2. Penetapan UMP disesuaikan dengan kondisi sektor usaha

Anies: UMP 2021 Jakarta Tidak Naik Bagi Sektor yang Terdampak COVID-19Ilustrasi pekerja (IDN Times/Dwi Agustiar)

Anies menjelaskan bahwa penerapan ini sudah sejalan dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/11/HK.04/X/2020 untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai UMP 2021 sama dengan UMP 2020 bagi perusahaan yang terdampak pandemik COVID-19.

Pandemik COVID-19, kata Anies sudah berdampak pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja atau buruh, termasuk dalam membayar upah.

3. Usaha yang tak terdampak COVID-19 bisa jaga daya beli buruh

Anies: UMP 2021 Jakarta Tidak Naik Bagi Sektor yang Terdampak COVID-19Buruh kerja menyelesaikan produksi pakaian di sebuah perusahaan konveksi di Bandung, Jawa Barat, Senin (12/10/2020). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Maka dari itu diberikan penyesuaian sesuai kondisi kegiatan usaha yang ada, karena ada sektor usaha yang tidak terlalu terdampak bahkan masih dapat terus tumbuh positif pada masa pandemik ini.

Sektor-sektor usaha itulah yang diharapkan Anies bisa menjaga daya beli buruh yang akan mendorong tumbuhnya perekonomian di DKI Jakarta.

Baca Juga: 18 Provinsi Setuju Upah Minimum 2021 Tidak Naik, Daerah Mana Saja?

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya