Comscore Tracker

Bagaimana Nasib 590 Keluarga Terdampak Pembangunan JIS?

Sudah mencapai 94.02 persen dari total keluarga yang terdata

Jakarta, IDN Times - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro melaporkan dalam proses pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), pihaknya sudah mengadakan program pemukiman kembali atau Resettlement Action Plan (RAP) pada warga Kampung Bayam, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sejak pencairan kompensasi dilaksanakan pada Juli 2020 lalu hingga Februari 2021, ada lebih dari 590 Kepala Keluarga (KK) Kampung Bayam yang memperoleh kompensasi ganti untung. 

"Hal ini juga berarti realisasi program telah berjalan mencapai 94,02 persen dari target jumlah KK yang terdata. Warga yang telah menerima kompensasi diberikan kesempatan untuk mengosongkan area terdampak dan melakukan pembongkaran mandiri dengan jangka waktu maksimal 30 hari sejak dana diterima. Hal ini tertuang dalam surat pernyataan kesepakatan yang ditandatangani oleh masing-masing KK penerima kompensasi," kata Corporate Communications Manager, Melisa Sjach, dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Jumat (26/2/2021).

Dalam hal menentukan jumlah dana yang diberikan kepada warga Kampung Bayam, Jakpro dibantu oleh konsultan independen, di mana pada bulan Februari 2020 lalu, Tim KJPP telah menginventarisasi aset milik warga di lokasi terdampak dengan mengacu pada penghitungan sesuai dengan Peraturan Presiden No. 62 Tahun 2018.

1. Pembangunan JIS sudah mencapai 48,41 persen di minggu ke-77

Bagaimana Nasib 590 Keluarga Terdampak Pembangunan JIS?Proses pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) (Dok. Humas Jakpro)

Melisa juga mengatakan bahwa proses pembangunan JIS telah mencapai 48,41 persen di minggu ke-77 pengerjaan. Dalam setahun terakhir ini pembangunan JIS dilaksanakan dalam situasi pandemik COVID-19. Namun, pembangunan proyek menunjukkan deviasi sebesar 0,13 persen.

"Memasuki minggu ke-77 realisasi pembangunan JIS telah mencapai 48,41 persen dari rencana semula, 48,28 persen,"

Melisa menjelaskan selain dibangun dengan konsep green building, JIS juga nantinya akan memiliki fungsi multipurpose venue. Artinya, JIS tidak hanya menjadi kandang bagi Persija Jakarta atau menggelar pertandingan sepak bola untuk tim lainnya saja, tapi juga kegiatan besar seperti eksibisi hingga konser musik. 

Nantinya, JIS bakal dilengkapi dengan atap buka tutup (retractable roof), mengadopsi struktur space frame atau kerangka struktural tiga dimensi yang merupakan suatu sistem rangka ruang kaku dan ringan, serta menggunakan sambungan antar batang
hingga membentuk segitiga dengan persendian saling mengunci membentuk pola geometri. Penggunaan sistem ini dinilai lebih efisien dan cepat dari segi pemasangan.

"Struktur ini terdiri dari bola sendi, dan elemen yang terdiri dari pipa, konus, hexagon, dan baut high tensile (HT)," ujarnya.

Baca Juga: Bangun Stadion JIS, Jakpro Bantu Proses Relokasi Warga Kampung Bayam 

2. Struktur rangka atap utama sedang dirakit

Bagaimana Nasib 590 Keluarga Terdampak Pembangunan JIS?Lapangan Latih Stadion Jakarta International Stadium (JIS) (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

Melisa juga mengatakan fitur atap buka tutup dapat mengakomodir berbagai kebutuhan kegiatan yang berlangsung di bawahnya.

"Dilengkapi juga dengan fitur sky viewing deck, di mana pengunjung bisa menikmati pemandangan lapangan dari sisi atas stadion dan mengelilingi lingkaran atap stadion," ujar dia.

Struktur rangka atap utama saat ini telah tersedia di lokasi proyek JIS dan sedang dalam tahap perakitan terlebih dahulu. Melisa menjelaskan, nantinya atap yang sudah dirakit akan diangkat sekaligus menggunakan metode heavy lifting dengan berat struktur atap mencapai kurang lebih 3.000 ton pada saat diangkat.

3. Dua lapangan latih sudah jadi dan JIS ditargetkan rampung pada 2021

Bagaimana Nasib 590 Keluarga Terdampak Pembangunan JIS?Suasana lapangan latih usai diresmikan di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin (28/12/2020). JIS direncanakan mempunyai lapangan utama yang dapat menampung penonton hingga 82 ribu dengan fasilitas berstandar internasional. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Sedangkan Direktur Proyek Jakpro, Iwan Takwin, berkomitmen untuk merampungkan proyek ini sesegera mungkin sesuai dengan target yang direncanakan yakni pada akhir 2021.

"Kita doakan dan kawal bersama agar proyek strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat rampung sesuai target yang diharapkan," kata Iwan.

JIS juga sudah menyelesaikan pengerjaan dua lapangan latih yang lokasinya berada di sebelah utara stadion utama. Setelah diresmikan di akhir bulan Desember 2020.

Dua lapangan latih JIS menggunakan rumput hybrid berstandar internasional yang merupakan kombinasi dari rumput sintetis dan alami. Rencananya, pada bulan Mei lapangan ini akan memasuki tahap evaluasi sehingga diharapkan pada pertengahan tahun 2021 dapat digunakan.

Baca Juga: Jakpro Sebut Pembangunan Stadion JIS Sudah 45,2 Persen

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya