Comscore Tracker

DKI Sediakan Layanan Ambulans Gawat Darurat, Ini Syarat Pemakaian

Bisa antar pasien dari rumah ke fasilitas kesehatan

Jakarta, IDN Times - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta memberikan jaminan layanan Ambulans Gawat Darurat (AGD) kepada warga yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut membagikan informasi terkait layanan ini melalui Instagramnya, @aniesbaswedan, Kamis (22/4/2021). Namun, masyarakat yang bisa menggunakan AGD harus memasuki kategori kriteria darurat.

"Untuk mendapatkan layananan AGD Dinkes DKI, silahkan menghubungi 119 atau 112," tulis Anies di akun Instagramnya @aniesbaswedan.

Baca Juga: Kapal Selam KRI Nanggala-402 Diduga Dekat Palung, Dicari 5 Kapal

1. Syarat-syarat warga yang bisa gunakan layanan AGD

DKI Sediakan Layanan Ambulans Gawat Darurat, Ini Syarat PemakaianIDN Times/Irma Yudistirani

Warga yang memiliki KTP dan KK Jakarta serta memiliki indikasi medis diberikan jaminan layanan AGD dan dapat dibawa dengan ambulans.

Warga bisa menggunakan jaminan layanan ini bila dalam kondisi darurat, mengalami penurunan kesadaran, dan tidak mampu menggerakkan tubuh seperti lumpuh atau patah tulang.

2. Pelayanan ini juga untuk pemindahan pasien ke fasilitas kesehatan

DKI Sediakan Layanan Ambulans Gawat Darurat, Ini Syarat PemakaianMobil Ambulans Kec. Kebayoran Baru bawa pasien ke Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Jaminan pelayanan AGD adalah jaminan yang dilaksanakan oleh Unit Pelayanan Teknis AGD Dinkes Provinsi DKI Jakarta.

Pelayanan ini juga diberikan untuk kondisi pemindahan pasien yang membutuhkan akses kesehatan ke fasilitas kesehatan.

3. Ambulans bisa antar pasien dari rumah ke fasilitas kesehatan

DKI Sediakan Layanan Ambulans Gawat Darurat, Ini Syarat PemakaianIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Akun instagram Jaminan Kesehatan Jakarta @jaminan_kesehatan_jakarta menjelaskan bahwa pelayanan AGD bisa digunakan untuk memindahkan pasien dari rumah ke fasilitas kesehatan atau sebaliknya.

Masyarakat Jakarta juga bisa menggunakannya untuk pergi ke fasilitas kesehatan selama tak dibiayai oleh BPJS.

Selain itu, layanan ambulans ini juga bisa digunakan untuk pasien dari tempat kejadian perkara (TKP) menuju ke fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Kapal Selam KRI Nanggala-402 Hilang Saat Akan Menembakkan Rudal

Topic:

  • Lia Hutasoit
  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya