Comscore Tracker

Edukasi Antikorupsi, KPK Ajarkan Millennial Cara Mendongeng

Dongeng tak hanya disukai anak-anak

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar kegiatan bertema Jelajah Dongeng Antikorupsi Jakarta, di gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (24/8).

Banyak kegiatan dalam acara ini, mulai dari kelas mendongeng bagi anak-anak, millennial, hingga guru. Ada juga pemutaran film antikorupsi, playday broadgame bertema antikorupsi, hingga permainan literasi antikorupsi. Pokoknya, dijamin seru dan edukatif!

Keterlibatan millennial dalam edukasi ini dapat terlihat dari topik yang dibahas yakni, apa pentingnya dongeng.

Baca Juga: KPK: Indonesia Sudah Merdeka 74 Tahun Tapi Belum Bebas dari Korupsi

1. Dongeng dapat membuat seseorang percaya diri

Edukasi Antikorupsi, KPK Ajarkan Millennial Cara MendongengIDN Times/Lia Hutasoit

Dongeng dirasa dapat membuat seseorang percaya diri dan lebih berani.

"Betapa pentingnya mendengarkan anak-anak, ketika kita didengarkan, saya jadi senang," ujar Rona Mentari dari Rumah Dongeng Mentari, Jakarta, Sabtu (24/8).

Rona menjelaskan dongeng sangat disukai anak-anak dan mengajarkan millennial agar dapat mendongeng tanpa menggurui.

2. Millennial diajak mendongeng mengenai topik-topik antikorupsi

Edukasi Antikorupsi, KPK Ajarkan Millennial Cara MendongengIDN Times/Lia Hutasoit

Dalam acara ini, millennial diajak belajar mendongeng dari cerita-cerita antikorupsi sederhana bagi anak-anak, contohnya seperti menyontek.

Selain itu, mereka juga diajak membuat rangkaian cerita yang dapat diceritakan kembali kepada anak-anak.

3. Millennial bisa jadi teladan

Edukasi Antikorupsi, KPK Ajarkan Millennial Cara MendongengIDN Times/Lia Hutasoit

Kelas millennial ini diikuti mereka yang berusia 18 hingga 25 tahun. Mereka terdiri dari guru-guru TK, dan bahkan pekerja biasa.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi bagaimana cara mendongeng yang baik. Menurut Nima, panitia kelas millennial, keberadaan millennial dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa dongeng bukan hanya untuk anak-anak.

"Teman-teman seumuran millennial bisa membudayakan mendongeng, teman-teman bisa jadi teladan bagi saudara dan anak-anak kecil," ujar Nima.

Baca Juga: Diminta Awasi Anggaran Proyek, Jaksa di Yogya Malah Ikut Korupsi

Topic:

  • Lia Hutasoit
  • Rochmanudin

Just For You