Comscore Tracker

H-2 Lebaran, DKI Laporkan Kenaikan Komoditas Pangan

Harga daging sapi hingga cabai ikut naik

Jakarta, IDN Times - Dua hari menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah harga sejumlah komoditas pangan terpantau mengalami kenaikan. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati. Kenaikan tersebut berkisar 1,6 persen hingga 8,5 persen.

"Di antaranya bawang merah, cabai, daging ayam dan daging sapi," kata dia dalam keterangannya, Selasa (11/5/2021).

Baca Juga: Jelang Lebaran, Kementan Pantau Stabilitas Stok dan Harga Pangan

1. Harga varian cabai naik hingga 8,5 persen

H-2 Lebaran, DKI Laporkan Kenaikan Komoditas PanganIlustrasi Pasar. IDN Times/Besse Fadhilah

Suharini menjelaskan bahwa gejolak harga bawang merah, cabai merah besar, cabai merah keriting dan cabai rawit merah, cabai rawit hijau mengalami kenaikan sebasar 5,4 persen hingga  8,5 persen terjadi karena beberapa hal.

Pertama adalah karena naiknya permintaan, pembatasan mobilisasi antar daerah dan terdapat daerah yang mengalami serangan hama karena hujan masih berlangsung di daerah sentra.

2. Kenaikan daging ayam dan sapi

H-2 Lebaran, DKI Laporkan Kenaikan Komoditas PanganWagub Ariza Pastikan Pasar-Pasar di Jakarta Terapkan Protokol Kesehatan Secara Tepat (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

Untuk daging ayam mulai minggu lalu 7 Mei 2021 sudah naik 2,6 persen  dikarenakan naiknya permintaan dan harga jagung yang merupakan bahan baku pakan ayam.

Sedangkan harga daging sapi masih berada di kisaran Rp140 ribu - 160 ribu Gejolak harga daging sapi dikarenakan naiknya permintaan dan harga dasar dari negara importir.

"Untuk komoditas beras, minyak goreng dan gula pasir harga stabil," ujar Suharini.

Baca Juga: Daftar Harga Bahan Pangan di DKI yang Diprediksi Naik selama Ramadan

3. Gelar pasar murah untuk sejumlah bahan pangan

H-2 Lebaran, DKI Laporkan Kenaikan Komoditas PanganPasar Induk Kramatjati - Aktivitas jual beli di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Minggu (14/6/2020). Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan pasar tradisional rentan menjadi tempat penularan COVID-19 salah satunya akibat sarana pencegahan yang dinilai belum memadai. Data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat lebih dari 400 pedagang di 93 pasar terinfeksi virus corona. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak bulan Januari sampai dengan 12 Mei 2021 atau H-1 Idul Fitri, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Bulog dan BUMD Pangan terus melakukan Operasi Pasar di lima wilayah DKI Jakarta dan gelar Pasar Murah menggunakan Mobile Food Truck ke kelurahan-kelurahan dengan menjual pangan strategis dengan harga terjangkau.

Bahan pangan yang dijual adalah:

  • Beras Rp8.800 sampai dengan Rp11.900 per kilogram
  • Daging kerbau beku Rp 80 ribu per kilogram
  • Daging sapi beku Rp100 ribu sampai dengan Rp104 ribu per kilogram tergantung spesifikasi
  • Daging ayam Rp31.500 per kilogram
  • Telur ayam Rp21.500 per kilogram
  • Minyak goreng Rp14.000 per kilogram
  • Gula pasir Rp12 ribu
  • Bawang putih Rp20 ribu per kilogram
  • Bawang merah Rp25 ribu per kilogram
  • Cabai merah keriting Rp30 ribu per kilogram
  • Cabai rawit merah Rp40 ribu per kilogram

"Masyarakat juga dapat melakukan pembelian daging sapi dan daging kerbau beku melalui online shopping pada https://shopee.co.id/ipanganandotcom," kata Suharini.

Baca Juga: 5 Aplikasi Belanja Sayur Online agar Tak Perlu Keluar Rumah

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya