Comscore Tracker

Jika Belum Terdata Pemerintah, Kamu Bisa Lapor ke Akun LaporCovid19

Wadah ini diinisiasi oleh masyarakat untuk gotong-royong

Jakarta, IDN Times - Menghadapi virus corona atau COVID-19, gerakan masyarakat semakin bermunculan, salah satunya adalah akun di media sosial yang bernama @Laporcovid19. Akun ini diinisasi agar masyarakat di berbagai daerah di Indonesia bisa melaporkan keadaan mereka mulai dari lingkungan terbawah.

Akun ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk gotong-royong mengumpulkan data terkait virus corona di Indonesia.

"LaporCovid-19 dibuat agar warga bisa memberi informasi ttg kondisi yang berkaitan dengan Corona pada dirinya, keluarga, atau tetangga-tetangganya," tulis akun tersebut.

1. Data dikumpulkan oleh warga dan dari warga

Wadah alternatif ini, dibentuk pada awal Maret 2020 oleh Koalisi Warga untuk Lapor COVID-19. Masyarakat bisa mengisi formulir melalui aplikasi percakapan WhatsApp atau Telegram dengan mengisi data tentang virus corona yang nantinya bisa membantu masyarakat menganalisis dan mendeteksi secara dini keadaan mereka.

Data yang dikumpulkan adalah data partisipatif yang dikumpulkan dari warga oleh warga, dan nantinya bisa diteruskan untuk dijadikan masukan bagi pemerintah mengambil keputusan.

Baca Juga: Pariwisata Indonesia Diprediksi Baru Normal 7 Tahun Sejak COVID-19 

2. Diakses melalui aplikasi WhatsApp atau Telegram

Dari laporan masyarakat ini, platform Laporcovid19 akan menginformasikan kepada dinas terkait dan pemerintah terkait kondisi seseorang. Platform LaporCOVID-19 ini bisa diakses melalui WhatsApp atau Telegram. 

3. Jaminan kerahasiaan data

Jika Belum Terdata Pemerintah, Kamu Bisa Lapor ke Akun LaporCovid19Petugas mengecek proses swab test yang baru dilakukan dari seorang tenaga medis. (IDN Times/Candra Irawan)

Nantinya, platform LaporCovid19 akan mengolah dan menganalisis informasi serta data yang diisi oleh masyarakat. Seluruh hasilnya bisa dilihat melalui peta sebaran yang bisa diakses melalui www.laporcovid19.org. Kerahasiaan data masyarakat juga dijamin dan hanya akan digunakan untuk keperluan seputar COVID-19.

Baca Juga: Lawan COVID-19, Tanoto Foundation Sumbang 100 Ribu APD

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya