Comscore Tracker

Pakar Lingkungan: Revitalisasi Monas di Musim Hujan Itu Gak Masuk Akal

Monas sempat tergenang saat Jumat (24/1) pagi

Jakarta, IDN Times – Terkait dengan adanya genangan air di Monas pada Jumat (24/1) pakar bioteknologi lingkungan UI, Firdaus Ali, menyayangkan kenapa harus ada proyek revitalisasi yang dilakukan saat musim hujan.

“Terlepas dari kontroversi menyebut masalah revitalisasi Monas, tapi kalau itu pekerjaan yang dilakukan pada musim hujan, itu yang sangat tidak masuk akal buat saya,” kata Firdaus saat dihubungi IDN Times, Sabtu (25/1).

1. Revitalisasi Monas saat musim hujan perlu dipikirkan dengan matang

Pakar Lingkungan: Revitalisasi Monas di Musim Hujan Itu Gak Masuk AkalProses Revitalisasi kawasan Monas (IDN Times/Lia Hutasoit)

Dia merasa bahwa seharusnya Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta sudah mendapatkan masukan dari pengelola proyek yang memberitahu resiko menggelar proyek saat musim hujan.

Bagi dia untuk melakukan perubahan bentang lahan dengan menebang pohon seperti ini perlu dipikirkan dengan matang.

“Monas kan bukan milik DKI saja, itu milik Indonesia,” ujar dia.

Baca Juga: Sempat Banjir, Air di Monas Kini Sudah Surut  

2. Padahal di awal tahun lalu, Monas tidak tergenang

Pakar Lingkungan: Revitalisasi Monas di Musim Hujan Itu Gak Masuk AkalIDN Times/Hana Adi Perdana

Firdaus juga membandingkan kondisi Monas yang tidak tergenang saat hujan awal tahun baru. Jika dibandingkan, menurut dia, curah hujan saat itu lebih besar dibanding Jumat (24/1) yang masih dikategorikan normal, namun kondisi Monas malah tergenang.

“Sebetulnya, tidak usah tanya saya, dengan orang awam saja sudah kelihatan,” kata dia.

3. Sempat tergenang, air di Monas surut dalam waktu 30 menit

Pakar Lingkungan: Revitalisasi Monas di Musim Hujan Itu Gak Masuk AkalMonas (IDN Times/Cindi Nopitasari)

Terkait dengan genangan air yang ada di Monas pada Jumat (24/1) Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Dudi Gardesi, mengatakan bahwa genangan tersebut surut dalam waktu yang cukup cepat dan bukan akibat dari revitalisasi Monas yang sedang dikerjakan.

"Oh gak, saya gak lihat itu (akibat revitalisasi), saya lihatnya cuma curah hujan tinggi, tapi setelah 20-30 puluh menit ya airnya surut, langsung hilang,” ujar Dudi ketika dihubungi IDN Times, Sabtu (25/1).

Baca Juga: Monas Banjir karena Ada Proyek Revitalisasi?

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya