Comscore Tracker

Polisi Tangkap Peretas Situs Resmi Sekretariat Kabinet

Besok kasus peretasan situs Setkab akan diekspos Bareskrim

Jakarta, IDN Times - Bareskrim Polri berhasil menangkap terduga peretas situs resmi sekretariat kabinet yakni Setkab.go.id.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam keterangannya menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada Sabtu (7/8/2021).

"Sudah ditangkap, Senin nanti saya minta Dirtipid Siber untuk ekspos," ujarnya, Minggu (8/8/2021).

1. Ada kalimat "Padang" yang dituliskan peretas

Polisi Tangkap Peretas Situs Resmi Sekretariat KabinetIlustrasi laptop, IDN Times/Helmi Shemi

Situs resmi sekretariat Kabinet, setkab.go.id diretas pada Sabtu (31/7/2021). Peretas menuliskan keterangan dengan tulisan seperti berikut.

"Padang Blackhat ll Anon Illusion Team Pwned By Zyy Ft Luthfifake"

Baca Juga: Dua Peretas Website Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Ditangkap 

2. Situs diretas dengan narasi Indonesia sedang tidak baik-baik saja

Polisi Tangkap Peretas Situs Resmi Sekretariat KabinetIlustrasi hacker (IDN Times/Sunariyah)

Di situs tersebut, peretas juga menuliskan kalimat lain yakni seperti berikut:

Kekacauan Dimana Mana, Indonesia Sedang Tidak Baik Baik Saja. Rakyat Harus Dirumah Tanpa Ada Dispensasi dan Kompensasi Apapun Yang Membuat Rakyat Idonesia Merasa Stress Dan Depresi. Penguasa Menikmati Dunia nya Sendiri Dengan Gaji Yang Mengalir Tiap Hari. Dimana Keadilan Di Negara Ini?"

"Pancasila! 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2 Sampai 5 Tidak Ada Perubahan Padang Blackhat".

3. Situs Setkab sedang tak bisa diakses

Polisi Tangkap Peretas Situs Resmi Sekretariat KabinetIlustrasi media sosial. (IDN Times/Aditya Pratama)

Namun, situs Setkab saat ini tidak dapat di akses. Saat IDN Times mencoba membuka situs tersebut pada Minggu (8/8/2021) pukul 21.45 WIB situs ini tidak menampilkan gambar dan tulisan apapun selain permintaan maaf karena sistus sedang diperbaharui.

Berikut isi situs Setkab saat dicoba untuk diakses:

Kami akan segera kembali!
Mohon maaf untuk ketidaknyamanannya, saat ini kami sedang melakukan update sistem.

Baca Juga: Profil Peretas 297 Juta Data BPJS Kesehatan Sudah Dikantongi Polri

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya