Comscore Tracker

Seorang Dokter yang Tangani Virus Corona di Tiongkok Meninggal Dunia

Liang Wudong meninggal karena terkena virus itu juga

Jakarta, IDN Times - Seorang dokter yang berjuang melawan virus Corona di China, meninggal akibat virus yang sedang ia tangani. Kabar tersebut dibagikan oleh akun Twitter Televisi Global China.

"Liang Wudong, seorang dokter di Rumah Sakit Hubei Xinhua yang berada di garis depan tangani virus Corona di Wuhan, meninggal karena virus pada usia 62," tulis akun @CGTNOfficial pada Sabtu (25/1).

1. Tiga negara lain turut menangangi kasus Corona

Seorang Dokter yang Tangani Virus Corona di Tiongkok Meninggal DuniaRumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik menyiagakan 11 ruangan isolasi untuk pasien terjangkit virus corona (Albert Ivan Damanik for IDN Times)

Virus yang telah menyebabkan kematian terganas di Tiongkok selama sepekan terakhir ini memang mengemparkan dunia beberapa waktu belakangan ini.

Dilansir melalui Antara, setidaknya sudah ada tiga negara yang mengakui sedang menangani pasien yang diindikasi terkena virus Corona di antaranya adalah Australia, Prancis, serta Malaysia.

Baca Juga: Menilik 5 Makanan Khas Asal Wuhan, Kota Kuliner Tersohor di Tiongkok

2. Ada sekitar 1.287 kasus yang sudah terkonfirmasi

Seorang Dokter yang Tangani Virus Corona di Tiongkok Meninggal DuniaPenumpang diperiksa suhu badannya menyusul penularan virus corona baru di Tiongkok, di Bandara Internasional Bandaranaike di Katunayake, Sri Lanka, pada 24 Januari 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Dinuka Liyanawatte

Tiongkok juga telah melaporkan bahwa setidaknya 41 orang meninggal akibat virus Corona jenis baru. Sekitar 1.300 lebih orang secara global telah terinfeksi oleh virus ini. Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok menyatakan untuk di negara mereka sendiri, ada sekitar 1.287 kasus yang telah terkonfirmasi hingga Sabtu (25/1).

3. Kota Wuhan diisolasi karena virus Corona

Seorang Dokter yang Tangani Virus Corona di Tiongkok Meninggal DuniaPengunjung memakai masker berjalan melewati Shanghai Disney Resort, yang akan ditututp selama liburan Tahun Baru Imlek menyusul penularan virus corona baru di Shanghai, Tiongkok, pada 24 Januari 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song

Sejak Kamis (23/1), pemerintah Tiongkok memilih untuk menutup kota Wuhan. Karena diisolasi, banyak apotek yang mulai kehabisan obat dan rumah sakit telah dipenuhi oleh masyarakat yang khawatir akan virus tersebut.

Otoritas kesehatan Hubei menjelaskan bahwa terdapat 658 pasien yang terinfeksi virus ini sedang dalam perawatan medis, 57 orang di antaranya sedang dalam keadaan kritis.

Seorang Dokter yang Tangani Virus Corona di Tiongkok Meninggal DuniaIDN Times

Baca Juga: Semakin Parah, 4 Kota di Tiongkok Ditutup karena Virus Corona

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria
  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya