Comscore Tracker

Tanah Abang Membeludak, Wakil Ketua DPRD DKI: Kafe dan Mal Juga!

Jangan sampai lautan Tanah Abang bikin RI kayak India, huff~

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua DPRD Jakarta Zita Anjani turut menyoroti kisruh keramaian Pasar Tanah Abang yang ramai diperbincangkan masyarakat saat ini. Zita mengungkapkan bahwa kepadatan tak hanya terjadi di pasar Tanah Abang, namun juga di tempat lain.

"Soal ini saya melihat tidak hanya di Tanah Abang, ada di mana-mana, mal, kafe juga, sangat padat. Tidak usah jauh-jauh, coba cek salah satu mal di sebelahnya Tanah Abang, itu luar biasa ramainya," kata Zita dalam keterangannya, Senin (3/4/2021).

1. Kafe dan mal juga banyak abai pada protokol kesehatan

Tanah Abang Membeludak, Wakil Ketua DPRD DKI: Kafe dan Mal Juga!Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani saat menyajikan presentasi policy responds kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim (Instagram/Zitaanjani)

Zita mengungkapan bahwa kafe-kafe di mal tersebut kata dia sudah masuk kategori mengabaikan protokol kesehatan yakni menjaga jarak atau social distancing.

"Setiap sudut meja kursi ramai tanpa jaga jarak. Jadi jangan hanya Tanah Abang yang disorot, lihat juga itu tempat-tempat umum kalangan atas," ujar dia

Baca Juga: 7 Potret Kerumunan Masyarakat Padati Pasar Tanah Abang Hari Ini

2. Khawatir Indonesia seperti India

Tanah Abang Membeludak, Wakil Ketua DPRD DKI: Kafe dan Mal Juga!Anies tinjau kepadatan Pasar Tanah Abang, Minggu (2/5/2021). (instagram.com/aniesbaswedan)

Dia mengungkapkan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP memang, namun menurut Zita jumlahnya masih sedikit.

Selain itu, penerapan cek suhu dan jaga jarak sudah tidak banyak dilakukan.

"Kalau ini dibiarkan, kita bisa seperti India," ujarnya.

3. Minta Pemprov makin perketat pengawasan bukan melarang

Tanah Abang Membeludak, Wakil Ketua DPRD DKI: Kafe dan Mal Juga!Anies tinjau kepadatan Pasar Tanah Abang, Minggu (2/5/2021). (instagram.com/aniesbaswedan)

Zita berharap agar nanti ke depannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa lebih ekstra menangani kasus kerumunan ini, salah satunya dengan menambah personel keamanan yang bertugas untuk mengawasi.

"Kerahkan TNI dan Polri, menambah personel, untuk pengawasan, bukan melarang," ujar Zita.

Dia mengatakan bahwa di momentum Idul Fitri, berlanja tidaklah dilarang namun masyarakat diminta tetap patuhi protokol kesehatan.

"Jadi ekonomi terus jalan, kesehatan tetap terjaga," pungkasnya.

Baca Juga: 7 Potret Lautan Pengunjung Pasar Tanah Abang saat Pandemik

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya