Comscore Tracker

Tolak JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang, B2W Usul 3 Jalur Road Bike

Bike to Work usul Sentul, JIExpo, PIK jadi jalur road bike

Jakarta, IDN Times -  Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) menyuarakan keresahan mengenai uji coba road bike di Jalan Layang Non-Tol Kampung Melayu-Tanah Abang alias JLNT Casablanca.

Awalnya Komunitas Sepeda Bike to Work (B2W) hendak melakukan aksi namun batal. Ketua Tim Advokasi B2W Indonesia, Fahmi Saimima mengatakan bahwa pihaknya tidak lagi melakukan aksi karena Pemprov DKI punya kewenangan terkait pengaturan jalan raya di Jakarta sebagai pemangku kebijakan.

"Tidak ada (aksi). Bagi kami pemangku kebijakan punya kewenangan khusus mengatur semua jalan raya di DKI," ujarnya di Jakarta, Minggu (13/6/2021).

1. Bike to Work usulkan tiga lokasi lintasan road bike

Tolak JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang, B2W Usul 3 Jalur Road BikeIlustrasi Jalur Sepeda (IDN Times/Dwi Agustiar)

Namun dalam kesempatan ini pihaknya meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa membuat jalur khusus sepeda road bike di sejumlah kawasan yakni dari JIExpo Kemayoran hingga kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan kawasan Sentul.

“Kami sudah mengusulkan yang dipakai adalah bukan jalan raya, melainkan kawasan khusus, seperti PIK di mana itu kawasan swasta," kata dia.

Baca Juga: Wagub DKI Jakarta Bantah Anak Emaskan Road Bike

2. Alasan dipilihnya kawasan PIK dan JIExpo Kemayoran

Tolak JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang, B2W Usul 3 Jalur Road BikeANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Dia menjabarkan sejumlah alasan, menurutnya kawasan PIK adalah kawasan swasta yang memiliki aspal, angin dan trek yang bagus. 

Kemudian kawasan JIExpo Kemayoran walaupun kawasan khusus sudah terbukti sejak 2014 mengadakan ajang balap sepeda drag race bertaraf internasional Dua hal ini dinilai lebih baik dengan JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang.

"Sehingga bisa dijalankan kawasan balap ria,” ujar Fahmi.

"Kemudian yang ketiga yang kami usulkan kawasan Sentul. Jangan takut berbayar, karena saya yakin teman-teman road bike mampu membayar untuk silakan memacu sepeda mereka secepat mungkin," kata dia.

3. Acara black day action diganti menjadi diskusi dengan Dishub DKI Jakarta

Tolak JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang, B2W Usul 3 Jalur Road BikePesepeda melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (6/6/2021). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menambah jalur sepeda sepanjang 101 kilometer di Jakarta pada tahun 2021 yang bertujuan untuk memfasilitasi warga agar dapat bersepeda secara aman (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

B2W dan sejumlah pihak membatalkan aksi black day action yang direncanakan sebelumnya. Fahmi mengatakan bahwa pihaknya mengalihkan acara dengan berdiskusi dengan pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta

."Alhamdulillah dari Dishub menyambut baik masukan dari kami dan kami akan diskusi dengan semua pihak yang berkepentingan," kata dia.

Dia berharap agar diskusi tersebut bisa menghasilkan kesepakatan yang baik. Karena menurutnya komunitas sepeda tidak mungkin menuntut banyak hal tanpa memberikan terobosan solusi yang terkait alternatif lintasan sepeda road bike.

Baca Juga: Alasan Uji Coba Road Bike di Sudirman-Thamrin Bukan saat Weekend

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya