Jokowi Harus Hati-Hati, Keberadaan Sandiaga Dongkrak Suara Prabowo

Dukungan kaum pelajar lebih banyak untuk Prabowo-Sandiaga

Jakarta, IDN Times - Pemilihan calon wakil presiden (cawapres) bagi Prabowo Subianto maupun Joko 'Jokowi' Widodo memang tidak mudah. Karena keberadaan cawapres bisa menambah dukungan atau malah semakin mengurangi dukungan pemilih pada Pilpres 2019 jika salah memilih.

Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny AJ membuat survei tentang seberapa besar suara yang disumbang cawapres pada capres dan seberapa besar juga suara yang justru mengurangi suara capres.

Responden dalam survei ini menggambarkan betapa berpengaruhnya sosok cawapres masing-masing pasangan. Hasil survei menunjukan Jokowi unggul dalam lima kantong suara, namun ia harus berhati-hati dengan keberadaan cawapres Sandiaga Uno yang berpengaruh cukup signifikan.

Survei ini dilakukan selama 12 hingga 19 Agustus 2018, menggunakan metode multistage random sampling. Survei melibatkan sekitar 1.200 responden dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner, serta dilengkapi denganfocus group disscusion, analisis media dan wawancara mendalam. Sementara,margin errorkurang lebih 2,9 persen.

1. Jika pemilu hari ini, siapa presiden yang akan dipilih?

Jokowi Harus Hati-Hati, Keberadaan Sandiaga Dongkrak Suara PrabowoIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Survei ini dilontarkan hanya untuk capres, tanpa cawapresnya. Hasilnya, sekitar 53,6 persen responden memilih Jokowi jika Pipres diadakan saat ini juga, dan sekitar 28,8 persen dari mereka memilih Prabowo Subiano.

Sedangkan, sisanya 17,6 persen lebih memilih merahasiakannya atau bahkan belum bisa memberi jawaban.

Baca Juga: Seberapa Besar Ma’ruf Amin Pengaruhi Elektabilitas Jokowi?

2. Individu vs berpasangan

Jokowi Harus Hati-Hati, Keberadaan Sandiaga Dongkrak Suara PrabowoANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Setelah berpasangan, nyatanya keberadaan cawapres memiliki pengaruh, meski tidak terlalu signifikan. Seperti Jokowi setelah berpasangan, Ma’ruf Amin mengurangi dukungan terhadap Jokowi dari 53,60 persen menjadi 52,20 persen.

Sedangkan, Prabowo setelah berpasangan dengan Sandiaga tingkat elektabilitas Prabowo justru naik dari 28,80 persen menjadi 29,50 persen.

3. Dukungan kaum pelajar lebih banyak untuk Prabowo-Sandiaga

Jokowi Harus Hati-Hati, Keberadaan Sandiaga Dongkrak Suara PrabowoFacebook/SandiSUno

Perbandingan yang signifkan juga datang dari pemilih kaum pelajar. Setelah Prabowo berpasangan dengan Sandiaga, dukungan dari kaum pelajar naik dari 37,4 persen menjadi 44,5 persen.

Sedangkan, terpilihnya Ma’ruf Amin mengurangi sekitar satu digit dukungan kaum terpelajar pada Jokowi. Sebelumnya Jokowi mendapat dungungan sekitar 50,5 persen, namun harus turun menjadi 40,4 persen dukungan dari pelajar jika mantan Gubernur DKI Jakarta itu berpasangan dengan Ma'ruf.

Kira-kira menurut kamu pasangan mana ya yang unggul pada Pilpres 2019 guys?

Baca Juga: Sandiaga Blak-blakan Tentang 'The New Prabowo'

Topik:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya